Koperasi Merah Putih Dibangun, Rakyat Kampung Bangkit
- 21 Jul 2025 17:55 WIB
- Kaimana
KBRN, Kaimana : Pemerintah Kabupaten Kaimana mendukung penuh gerakan nasional peluncuran 80 ribu koperasi Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia, yang dilakukan melalui konferensi Zoom, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini merupakan inisiatif strategis pemerintah pusat dalam memberdayakan masyarakat desa melalui sektor koperasi berbasis hukum dan berkelanjutan.
Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Kaimana, Agustinus DJanoma, menyampaikan bahwa hingga saat ini musyawarah desa (musdes) telah dilaksanakan di 84 kampung dan dua kelurahan, sebagai langkah awal pembentukan koperasi.
Namun demikian, dari total wilayah tersebut, baru terdapat 5 koperasi Merah Putih yang telah resmi berbadan hukum, yakni di Kelurahan Kaimana Kota, Kelurahan Krooy, Kampung Trikora, Kampung Coa, dan Kampung Marsi.
"Setelah Musdes, langkah berikutnya adalah pembuatan akta notaris agar koperasi tersebut sah secara hukum," jelas Agustinus Janoma kepada RRI.CO.ID
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa selain lima koperasi yang sudah sah, terdapat 21 koperasi yang sedang dalam proses akta notaris, dan 60 koperasi lainnya masih dalam tahap pendaftaran nama di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Terkait dukungan anggaran, Janoma menjelaskan bahwa BUMD akan dilibatkan dalam proses penguatan koperasi ini. Sejumlah bank, menurutnya, juga telah menjajaki kemungkinan kerja sama, meskipun pihaknya masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat mengenai bank mana yang akan menjadi mitra.
Ia juga menekankan bahwa sebelum koperasi-koperasi tersebut berjalan, akan ada pelatihan khusus bagi pengurus dan anggota koperasi agar pengelolaannya benar-benar profesional dan tepat sasaran.
“Harapan kami, koperasi Merah Putih ini benar-benar menjadi wadah ekonomi rakyat yang membuka lapangan kerja di kampung, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan membawa kesejahteraan di desa,” tutupnya.
Program Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan baru, terutama di wilayah-wilayah terpencil seperti Kaimana, dengan semangat kemandirian, kolaborasi, dan kesejahteraan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....