Manfaat Kepiting bagi Kesehatan Tubuh

  • 15 Jun 2024 16:33 WIB
  •  Kaimana

KBRN, Kaimana : Kepiting adalah sejenis hewan krustasea yang hidup di perairan laut dengan ciri khas cangkang keras yang melindungi tubuhnya. Hewan ini memiliki sepasang cakar yang kuat yang berguna untuk bergerak, mencari makan, dan melindungi diri dari predator.

Kepiting terkenal sebagai makanan lezat dan populer di berbagai masakan laut di seluruh dunia. Kepiting memiliki daging yang lezat, terutama pada bagian kaki dan daging tubuhnya.

Namun, biota laut ini nyatanya tak cuma lezat, tetapi konsumsinya juga bermanfaat bagi kesehatan.

Kandungan dan Nutrisi Kepiting Untuk Tubuh

Berkat kandungan nutrisinya, berikut adalah beberapa manfaat yang dapat kamu peroleh dari konsumsinya, antara lain:

1. Menjaga kesehatan tulang

Tulang memiliki fungsi penting, yakni sebagai penopang tubuh. Untuk menjaga fungsi pentingnya, kamu bisa mengonsumsi makanan tertentu, salah satunya, ya, kepiting ini. Sebab di dalam kepiting mengandung zat fosfor yang dapat membantu mencegah osteoporosis dan radang sendi di masa depan.

2. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan asam lemak omega-3 pada kepiting mampu meningkatkan sel antiradang yang berfungsi untuk menyeimbangkan kadar kolesterol. Kegunaan lainnya, yakni menurunkan tekanan darah, sehingga risiko serangan jantung bisa menurun.

3. Meningkatkan kekebalan tubuh

Kepiting mengandung selenium yang berfungsi untuk menangkal serangan berbagai penyakit. Cara kerjanya dengan meningkatkan produksi antioksidan dan membunuh patogen penyebab penyakit. Selain itu, antioksidan juga efektif menetralisir racun akibat radikal bebas.

4. Melancarkan sirkulasi darah

Kandungan tembaga di dalam daging kepiting dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh. Nutrisi tersebut berperan dalam mengontrol penyebaran oksigen dalam tubuh.

Menurut data kesehatan dari Harvard School of Public Health, tembaga penting untuk membantu kerja berbagai enzim di dalam tubuh. Termasuk memecah dan menyerap zat besi, serta membangun sel darah merah, kolagen, jaringan ikat, dan neurotransmiter otak.

Tembaga juga mendukung perkembangan otak normal dan fungsi kekebalan tubuh. Nah, mineral ini merupakan komponen superoksida dismutase, enzim antioksidan yang membongkar “radikal bebas” oksigen berbahaya. Tembaga diserap di usus kecil dan ditemukan terutama di tulang dan jaringan otot.

Selain itu, kandungan zat besi di dalam hewan ini dapat membantu produksi sel darah merah dan mencegah lelah berlebihan.

5. Menjaga kesuburan organ reproduksi

Manfaat konsumsi hewan ini berasal dari kandungan zink di dalamnya. Kegunaannya bagi wanita adalah menjaga siklus menstruasi agar tetap teratur

Sementara bagi pria, kandungan zink di dalam kepiting dapat meningkatkan kesuburan. Jenis mineral ini berperan dalam melindungi sperma dari paparan bakteri.

6. Mencegah anemia

Vitamin B12 dan folat pada seafood ini membantu mengurangi risiko anemia defisiensi vitamin. Orang dengan anemia defisiensi vitamin tidak memiliki cukup sel darah merah sehat. Nah, hal ini membuat mereka cepat merasa lelah.

Mengonsumsi kepiting dapat meningkatkan produksi sel darah merah. Meski begitu, penting untuk kamu dan anggota keluargamu berdiskusi dengan dokter terkait porsi konsumsinya yang sesuai.

7. Menutrisi otak

Orang yang mengonsumsi makanan laut, seperti kepiting, setidaknya sekali seminggu memiliki risiko demensia dan penyakit Alzheimer yang lebih rendah. Perlindungan ini mungkin berasal dari asam lemak omega-3 tingkat tinggi dalam produk makanan laut.

Kandungan nutrisi lain seperti selenium, vitamin B2, dan tembaga tidak hanya meningkatkan fungsi otak tetapi juga meningkatkan aktivitas mental. Aktivitas mental maksudnya adalah membuat tubuh dan pikiran tidak gampang stres.

Itulah sejumlah manfaat kepiting dan fakta gizinya bagi kesehatan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....