Empat cara memilih cumi berkualitas
- 30 Sep 2026 19:10 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Cumi-cumi merupakan salah satu bahan makanan laut (seafood) favorit karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih alami. Namun, mengolah cumi yang lezat sangat bergantung pada kesegarannya saat dibeli. Cumi yang sudah tidak segar biasanya berbau amis menyengat, bertekstur lembek, dan terasa alot atau pahit saat dimasak.
Agar tidak salah pilih saat berbelanja di pasar maupun supermarket, berikut kami rangkum dari berbagai sumber tentang 4 cara praktis untuk memilih cumi berkualitas tinggi dan masih segar:
1. Perhatikan Warna Kulit dan Kejernihan Mata
Langkah pertama yang paling mudah dilakukan adalah mengamati tampilan fisik cumi secara cermat.
- Warna kulit yang ideal: Cumi segar umumnya memiliki kulit berwarna putih jernih dengan bintik-bintik kemerahan, keunguan, atau kecokelatan yang tampak alami. Hindari cumi yang warna kulitnya sudah berubah menjadi kemerahan kusam atau kehitaman secara keseluruhan.
- Pilih mata yang jernih: Cermati bagian mata cumi. Cumi berkualitas baik memiliki mata yang bening, jernih, dan menonjol. Jika matanya sudah tampak keruh, cekung, atau memutih, menandakan cumi tersebut sudah disimpan terlalu lama.
2. Cek Tekstur dan Kekenyalan Daging
Kekenyalan daging merupakan indikator utama tingkat kesegaran bahan makanan laut.
- Tekan perlahan: Gunakan jari Anda untuk menekan bagian badan cumi. Cumi yang masih segar memiliki daging yang padat, kenyal, dan membal (firm). Daging akan kembali ke bentuk semula setelah ditekan.
- Hindari tekstur lembek: Jika daging terasa lembek, hancur, atau meninggalkan bekas lekukan saat ditekan, sebaiknya jangan dibeli karena proses pembusukan sudah mulai terjadi.
3. Pastikan Kepala dan Badan Masih Menyatu Kuat
Struktur tubuh cumi yang masih utuh menandakan kualitasnya masih terjaga dengan baik.
- Pelekatan yang kokoh: Pilih cumi yang bagian kepala dan tentakelnya masih menempel kuat pada bagian badannya.
- Tanda cumi mulai rusak: Jika kepala cumi mudah terlepas dari badannya atau terasa sangat longgar, berarti cumi tersebut sudah tidak segar dan kemungkinan besar telah melalui proses penyimpanan yang kurang tepat.
4. Cium Aroma khas Seafood Segar
Aroma tidak pernah bohong dalam menentukan kualitas bahan makanan.
- Aroma laut yang segar: Cumi yang baru ditangkap memiliki aroma khas air laut yang segar (fresh sea smell) dan sedikit manis alami.
- Hindari bau menyengat: Jangan memilih cumi yang memancarkan bau amis yang tajam, bau asam, atau bau busuk seperti amoniak. Bau menyengat tersebut menandakan bakteri sudah mulai berkembang biak pada daging cumi.
Tips Tambahan: Menjaga Kesegaran Cumi di Rumah
Setelah mendapatkan cumi berkualitas, segera bersihkan kantong tinta dan kotoran di bagian dalamnya jika tidak ingin langsung dimasak. Cuci bersih dengan air mengalir, tiriskan, lalu simpan dalam wadah kedap udara di dalam freezer (freezer box). Cumi yang disimpan di dalam freezer dapat bertahan hingga beberapa minggu tanpa mengurangi kualitas rasa dan teksturnya secara signifikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....