Pelabuhan Kaimana Bersiap Sambut Investasi Migas

  • 19 Sep 2026 19:35 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana – Rencana masuknya investasi di sektor minyak dan gas (migas) mendorong Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kaimana memperkuat kesiapan infrastruktur transportasi laut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan fasilitas kepelabuhanan mampu menopang peningkatan aktivitas ekonomi di Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Kepala UPP Kelas III Kaimana, Jemmy Samori, mengatakan pihaknya mulai menyiapkan berbagai infrastruktur serta layanan pendukung sebagai bagian dari antisipasi terhadap kebutuhan transportasi laut yang diperkirakan meningkat seiring masuknya investasi.

Hal tersebut disampaikan Jemmy seusai mengikuti upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional di Pelabuhan Kaimana, Kamis (17/9/2026). Menurutnya, kesiapan pelabuhan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas investasi di daerah.

“Kita harus siapkan infrastruktur transportasi laut untuk melayani kebutuhan yang besar dan Kaimana harus siap ketika investor masuk,” ujar Jemmy.

Ia menjelaskan, pengembangan Pelabuhan Kaimana akan terus dilakukan secara bertahap. Pada 2027 mendatang, sejumlah fasilitas direncanakan kembali ditingkatkan, termasuk akses jalan masuk dan area lapangan pelabuhan.

Menurut Jemmy, peningkatan tersebut diperlukan agar pelayanan kepelabuhanan dapat mengimbangi kebutuhan apabila aktivitas investasi mulai berjalan. Ia menyebut salah satu perusahaan besar di sektor migas, PT Petronas, telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Daerah Kaimana dan kementerian terkait.

“Pertemuan terakhir dengan kementerian dan Petronas sudah dilakukan Senin kemarin dan ini merupakan bagian dari persiapan kita untuk mendukung kebutuhan investasi di Kabupaten Kaimana,” ungkapnya.

Jemmy menegaskan UPP Kelas III Kaimana siap memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun investor. Selain peningkatan fasilitas, keberlanjutan pelayanan dan pemanfaatan infrastruktur secara optimal menjadi perhatian dalam menghadapi perkembangan aktivitas ekonomi daerah.

“Kami siap melayani masyarakat dan investor. Terpenting, setiap fasilitas yang telah disiapkan negara harus dijaga secara baik dan berkesinambungan,” katanya.

Ia sekaligus mengajak masyarakat ikut menjaga berbagai fasilitas pelabuhan yang telah dibangun pemerintah. Keselamatan juga menjadi perhatian utama dalam setiap aktivitas transportasi laut, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi.

“Jaga fasilitas yang sudah disiapkan negara dan yang paling penting, jaga keselamatan diri dalam perjalanan transportasi laut,” pungkas Jemmy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....