Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan KKST Kaimana
- 15 Sep 2026 12:27 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Kabupaten Kaimana, Papua Barat, untuk mempererat persaudaraan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan yang mengusung tema “Maimo Bersatu dalam Persaudaraan, Tebarkan Semangat Kebaikan” tersebut berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Kaimana, Sabtu 12 September 2026.
Ketua KKST Kaimana, La Bania, mengatakan peringatan Maulid tidak semata-mata menjadi kegiatan untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga kesempatan untuk menumbuhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah melalui salawat serta penerapan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari. “Pantaskah kita mengaku umatnya tanpa meneladani akhlakul karimahnya?” ujar La Bania.
Menurutnya, pesan persaudaraan yang diangkat dalam perayaan tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan leluhur masyarakat Sulawesi Tenggara. Salah satunya adalah Poma’asiak, yang mengandung makna saling mengasihi.
Selain itu, terdapat nilai Popiara atau saling memelihara, Poangka-angkataka yang berarti saling menghormati, serta Pobinci-binciki kuni atau saling merasakan keadaan satu sama lain.
La Bania menilai nilai-nilai tersebut memiliki keselarasan dengan ajaran Rasulullah SAW yang mengajarkan kasih sayang, kepedulian, penghormatan, dan persaudaraan antarsesama.
Ia mengatakan, perayaan Maulid juga menjadi bagian dari upaya KKST Kaimana mempertahankan tradisi masyarakat Sulawesi Tenggara yang dikenal dengan Harwana Maulud.
“Harwana Maulud merupakan tradisi sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi tersebut diyakini sebagai bentuk sedekah dan doa untuk memperoleh keberkahan, terhindar dari bala, mendapatkan rezeki, serta memohon syafaat Nabi Muhammad SAW,” ujar La Bania.
Menurutnya, tradisi tersebut bukan hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antaranggota kerukunan dan masyarakat secara luas.
Rangkaian kegiatan kemudian diwarnai makan bersama yang menjadi simbol persaudaraan dan kesetaraan. Masyarakat berkumpul dalam suasana kebersamaan tanpa membedakan latar belakang, sekaligus memperkuat ikatan kekeluargaan warga KKST di Kabupaten Kaimana.
La Bania berharap semangat yang dibangun melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, membantu, dan menjaga persaudaraan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....