RRI Kaimana Gelar Dialog Inovasi Digital Dorong Kemajuan IKM Pangan Lokal

  • 05 Agt 2026 08:43 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - RRI Kaimana menggelar dialog interaktif bertajuk “Inovasi Digital sebagai Penggerak Kemajuan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pangan Lokal” di Studio RRI Kaimana. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindako) Kabupaten Kaimana, Kasi Bina Industri Kecil dan Menengah, Rian Yuslifar, yang membahas pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha pangan lokal.

Dialog interaktif ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelaku IKM, mengenai peluang dan tantangan transformasi digital dalam pengembangan usaha. Selain menjadi sarana penyebarluasan informasi, kegiatan ini juga mendorong pelaku usaha agar mampu memanfaatkan platform digital sebagai media promosi, pemasaran, dan perluasan jaringan usaha.

Dalam pemaparannya, Rian Yuslifar mengatakan bahwa perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi pelaku IKM pangan lokal untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas. Menurutnya, pemanfaatan media sosial, marketplace, hingga pemasaran berbasis digital menjadi strategi penting dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal Kaimana.

"Transformasi digital bukan lagi menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan bagi pelaku IKM. Melalui teknologi digital, produk pangan lokal dapat dikenal lebih luas, menjangkau konsumen di luar daerah, bahkan berpotensi menembus pasar nasional," ujarnya.

Ia menjelaskan, Dinas Perindako Kabupaten Kaimana terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku IKM melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, dan pelatihan. Upaya tersebut meliputi peningkatan kualitas produk, pengemasan (packaging), pelabelan, hingga pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana pemasaran yang efektif dan efisien.

Menurut Rian, selain kualitas produk, pelaku usaha juga perlu memperhatikan aspek legalitas, seperti perizinan usaha, sertifikasi produk, dan standar keamanan pangan. Hal tersebut menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pemasaran ke berbagai daerah.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pelaku IKM pangan lokal di Kabupaten Kaimana agar tidak ragu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Semangat berinovasi dan kemauan untuk terus belajar dinilai menjadi modal utama dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....