Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Bicari Ditemukan Meninggal di Pantai Bantemin
- 03 Agt 2026 11:56 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Mayat laki-laki yang ditemukan warga di Pantai Bantemi, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, pada Rabu 29 Juli 2026 sekitar pukul 09.20 WIT, dipastikan merupakan Suhardi (25), seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Tanjung Bicari.
Kepastian identitas korban disampaikan oleh keponakannya, Sawaludin, setelah melihat langsung jenazah di Kamar Jenazah RSUD Kaimana. Ia mengaku mengenali pamannya dari jam tangan hitam yang masih melekat di tangan kiri korban.
"Ia betul ini Om Suhardi. Saya kenal dari jam tangan yang dia pakai. Jam tangan itu kita sama-sama beli waktu di kapal," ujar Sawaludin di Kamar Jenazah RSUD Kaimana.
Suhardi sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Tanjung Bicari pada Sabtu 25 Juli Seperti biasanya, korban diperkirakan kembali ke daratan sekitar pukul 10.00 hingga 12.00 WIT. Namun hingga waktu yang ditunggu, Suhardi tidak kunjung pulang sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.
Keluarga kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi korban biasa melaut. Karena tidak membuahkan hasil, laporan resmi disampaikan kepada Pos Basarnas Kaimana pada Minggu 26 Juli 2026 untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Kaimana, Polairud Polres Kaimana, TNI Angkatan Laut, serta keluarga korban melakukan operasi pencarian sejak Senin hingga Rabu. Pencarian akhirnya berakhir setelah warga menemukan sesosok mayat yang terdampar di Pantai Bantemi.
Polres Kaimana menerima laporan dari masyarakat mengenai penemuan mayat tersebut sekitar pukul 09.30 WIT. Personel bersama Tim Identifikasi Forensik (Inafis) segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses identifikasi awal sebelum jenazah dievakuasi ke RSUD Kaimana.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap dengan wajah menghadap ke bawah di bibir pantai. Berdasarkan kondisi fisik jenazah, petugas memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar lima hari sebelum ditemukan.
Penemuan jenazah tersebut sempat mengundang perhatian warga yang melintas di sepanjang Jalan Utarom Bantemi. Sejumlah masyarakat tampak berkumpul di sekitar lokasi sebelum petugas kepolisian memasang garis polisi dan mengevakuasi korban untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.
Dengan teridentifikasinya jenazah sebagai Suhardi, operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan resmi berakhir. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan dan pengguna transportasi laut untuk selalu mengutamakan keselamatan, memperhatikan kondisi cuaca, serta melengkapi perlengkapan keselamatan sebelum melakukan aktivitas di perairan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....