Sembilan Jenis Durian yang Ditemukan di Indonesia

  • 27 Jun 2026 16:35 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Indonesia dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati terbesar di dunia, termasuk dalam hal buah-buahan tropis. Dari sekian banyak buah eksotis yang tumbuh subur di tanah air, durian menempati kasta tertinggi bagi para pencintanya. Dijuluki sebagai "The King of Fruits" (Raja Buah), durian memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia berkat aromanya yang menyengat yang khas serta rasa daging buahnya yang kaya.

Sebagai salah satu rumah asli tanaman durian, Indonesia memiliki puluhan varietas lokal yang tersebar dari ujung Sumatra hingga Papua. Setiap daerah memiliki jenis durian andalan dengan karakteristik rasa, tekstur, dan aroma yang unik.

Berikut ini adalah 9 jenis durian lokal unggulan yang ditemukan dan tumbuh subur di Indonesia yang kami rangkum dari beberapa sumber salah satunya Hello sehat.com :

1. Durian Bawor (Banyumas)

Sering disebut sebagai pesaing berat durian Musang King asal Malaysia, Durian Bawor merupakan varietas unggulan dari Banyumas, Jawa Tengah. Ciri khas utama durian ini adalah ukuran buahnya yang bisa menjadi sangat besar (mencapai 6–9 kg per buah). Daging buahnya tebal, berwarna kuning oranye jorok, bertekstur lembut, dengan perpaduan rasa manis legit dan sedikit sentuhan pahit yang pas.

2. Durian Petruk (Jepara)

Berasal dari daerah Tahunan, Jepara, Jawa Tengah, Durian Petruk sudah lama menjadi legenda di kalangan pencinta durian lokal. Buahnya berbentuk bulat telur terbalik dengan kulit hijau kekuningan. Keunggulan durian ini terletak pada daging buahnya yang berserat halus, bertekstur lembek namun tidak berair, serta aroma tajam dengan rasa manis yang sangat dominan.

3. Durian Merah (Banyuwangi)

Jika biasanya daging durian berwarna putih atau kuning, Banyuwangi memiliki varietas unik bernama Durian Merah (Dubang). Sesuai namanya, daging buah durian ini berwarna merah pekat yang eksotis. Selain warnanya yang mencolok, durian ini memiliki kadar alkohol yang relatif lebih rendah, tekstur daging yang sangat lembut, serta kandungan gizi dan antioksidan yang diklaim lebih tinggi dibanding durian biasa.

4. Durian Pelangi (Manokwari, Papua)

Bergerak ke timur Indonesia, tepatnya di tanah Papua, terdapat Durian Pelangi. Dinamakan pelangi karena daging buahnya menyajikan gradasi warna yang sangat cantik, perpaduan antara merah, kuning, dan putih susu. Durian unik ini ditemukan di wilayah Manokwari dan memiliki keunggulan pada daya simpan daging buahnya yang relatif lebih lama serta rasa manis gurih yang lezat.

5. Durian Montong Palu (Sulawesi Tengah)

Meskipun asal-usul bibit aslinya kerap dikaitkan dengan Thailand, varietas Durian Montong yang ditanam di Kecamatan Parigi Moutong, Palu, telah bermutasi menjadi salah satu durian terbaik di Indonesia. Kondisi tanah dan iklim setempat menghasilkan Durian Montong Palu dengan kualitas premium: daging buah yang sangat tebal, biji kempes, tekstur padat kering, dan rasa manis berkrim yang sangat memanjakan lidah.

6. Durian Menoreh (Kulon Progo)

Yogyakarta tidak hanya terkenal dengan gudegnya, tetapi juga memiliki Durian Menoreh yang dibudidayakan di kawasan perbukitan Menoreh, Kulon Progo. Durian ini memiliki dua varian populer, yaitu Menoreh Kuning dan Menoreh Jingga. Keistimewaan durian ini adalah dagingnya yang tebal, tidak mudah berserat, serta memiliki aroma harum yang lembut—tidak terlalu menyengat seperti durian pada umumnya.

7. Durian Sunan (Boyolali)

Durian Sunan merupakan salah satu varietas lokal yang sudah ditetapkan sebagai bibit unggul nasional. Keunikan dari durian asal Boyolali ini adalah sifat daging buahnya yang kering, berlemak tipis, namun sangat pulen saat digigit. Aroma buahnya sangat tajam, dan bagi mereka yang menyukai durian dengan dominasi rasa manis murni tanpa getir, Durian Sunan adalah pilihan tepat.

8. Durian Si Mimang (Banjarnegara)

Durian Si Mimang sempat mengguncang dunia per-durian-an tanah air setelah memenangkan festival durian tingkat nasional. Ukuran buahnya relatif kecil dan berbentuk agak lonjong, namun jangan meremehkan isinya. Kulitnya yang tipis membungkus daging buah berwarna kuning pekat yang berserat kenyal, kering, dengan rasa manis madu berpadu alkohol (getir) yang sangat kuat.

9. Durian Lay / Lai (Kalimantan)

Secara ilmiah, Durian Lay (Durio kutejensis) merupakan kerabat dekat durian komersial yang banyak ditemukan di hutan-hutan Kalimantan. Buahnya cenderung berukuran kecil dengan duri yang lebih tumpul. Daging buahnya berwarna oranye menyala atau jingga tua. Keunikan utama dari durian lay ini adalah aromanya yang sama sekali tidak menyengat, teksturnya kering seperti mentega, dan rasanya yang manis gurih tanpa rasa pahit. Sangat cocok bagi orang yang ingin belajar makan durian namun terganggu oleh baunya.

Kesimpulan : Keberadaan sembilan jenis durian di atas membuktikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan plasma nutfah yang luar biasa. Setiap daerah berhasil melahirkan cita rasa "Raja Buah" yang memiliki karakter dan keunikan tersendiri. Menjelajahi berbagai daerah di Indonesia demi berburu durian lokal bukan hanya sekadar memuaskan selera, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap kekayaan agraris nusantara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....