BMKG Ingatkan Warga Kaimana Waspadai Hujan dan Gelombang

  • 16 Apr 2026 19:10 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID.Kaimana - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Utarom Kaimana merilis prakiraan cuaca wilayah Kabupaten Kaimana yang berlaku Jumat, 17 April 2026 hingga Sabtu, 18 April 2026 pukul 09.00 WIT.

Informasi prakiraan tersebut mencakup kondisi cuaca per distrik, cuaca maritim perairan Kaimana, serta kondisi pasang surut laut sebagai bahan informasi dan kewaspadaan masyarakat.

BMKG Utarom Kaimana melalui releasenya menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca di wilayah Kaimana didominasi cerah berawan pada pagi hingga siang hari, kemudian berpotensi terjadi hujan ringan hingga hujan sedang pada sore sampai malam hari di sejumlah distrik.

Berdasarkan data prakiraan, distrik Buruwai, Kaimana, Kambrauw, Teluk Arguni Atas, Teluk Arguni Bawah, Teluk Etna dan Yamor memiliki pola cuaca relatif serupa, yakni cerah berawan pada pagi hari dan berawan hingga hujan ringan pada sore hari.

Suhu udara berkisar antara 19 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 53 hingga 99 persen. Kecepatan angin tercatat berkisar 7 hingga 23 kilometer per jam.

BMKG juga memastikan tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah daratan Kabupaten Kaimana pada periode prakiraan tersebut.

Sementara itu, untuk wilayah perairan selatan Kaimana, kondisi cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan dengan tinggi gelombang relatif aman, yakni berkisar 0,1 hingga 0,5 meter.

Kecepatan angin di perairan Kaimana berkisar 3 hingga 8 knot dengan arah dominan dari barat laut hingga timur laut. Suhu permukaan laut tercatat sekitar 31 derajat Celsius dengan arus laut berkisar 0,71 hingga 0,83 knot.

Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat pesisir, nelayan tradisional, serta operator transportasi laut untuk tetap memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melaut.

BMKG Papua Barat juga mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan angin kencang dan gelombang lebih tinggi di sejumlah perairan lain di Papua Barat, khususnya Samudra Pasifik utara Papua Barat dan Perairan Utara Manokwari.

Sebagai langkah mitigasi risiko, nelayan diminta memperhatikan batas keselamatan pelayaran, terutama apabila kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang meningkat.

BMKG Utarom Kaimana mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi melalui kanal layanan informasi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui layanan Stasiun Meteorologi Utarom Kaimana melalui telepon dan WhatsApp di nomor 082130494673, Instagram @bmkg_kaimana, serta laman Facebook Stamet Kaimana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....