Ubi Rebus Sahabat Diet yang Mengenyangkan
- 29 Mar 2026 20:46 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID , Kaimana - Banyak orang menganggap diet identik dengan rasa lapar yang menyiksa. Padahal, kunci diet yang sukses bukan pada menahan lapar, melainkan memilih sumber karbohidrat yang tepat. Di sinilah ubi rebus tampil sebagai pahlawan.
Ubi jalar (sweet potato) yang diolah dengan cara direbus atau dikukus adalah salah satu makanan paling ramah diet yang bisa Anda temukan di pasar tradisional maupun supermarket. Mengapa ubi rebus begitu istimewa bagi pejuang timbangan. Mari kita bedah alasannya.
Mengapa Ubi Rebus Cocok untuk Diet
- Indeks Glikemik yang Rendah
Ubi rebus memiliki Indeks Glikemik (IG) yang relatif rendah, yaitu sekitar 44–50. Artinya, karbohidrat dalam ubi dilepaskan ke aliran darah secara perlahan. Ini mencegah lonjakan gula darah yang drastis, sehingga Anda tidak cepat merasa lapar atau lemas setelah makan. - Tinggi Serat, Kenyang Lebih Lama
Satu buah ubi ukuran sedang mengandung sekitar 4 gram serat. Serat ini bekerja dengan cara menyerap air di dalam lambung, menciptakan volume yang membuat Anda merasa penuh/kenyang dalam waktu yang lebih lama. Ini adalah cara alami untuk mengerem keinginan "ngemil" di jam-jam rawan. - Rendah Kalori, Tinggi Nutrisi
Dalam 100 gram ubi rebus, kalorinya hanya sekitar 86–90 kalori. Bandingkan dengan nasi putih yang mencapai 130 kalori dengan berat yang sama. Menariknya, ubi juga kaya akan Vitamin A (beta-karoten), Vitamin C, dan Kalium yang menjaga metabolisme tubuh tetap prima saat diet.
Menjadikan ubi rebus sebagai bagian dari gaya hidup sehat adalah investasi jangka panjang bagi tubuh Anda. Bagaimana kalau besok pagi Anda mencoba mengganti menu sarapan dengan ubi rebus. ( sumber artikel : Alodokter.com )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....