Empat Gejala Kolesterol Tinggi yang Harus Diwaspadai
- 28 Feb 2026 11:00 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia adalah kondisi ketika kadar lemak dalam darah melebihi batas normal. Jika dibiarkan, tumpukan lemak ini dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu penyakit jantung hingga stroke.
Masalahnya, kolesterol tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang dramatis hingga terjadi komplikasi. Namun, tubuh biasanya memberikan sinyal-sinyal kecil berikut yang tidak boleh Anda abaikan:
- Rasa Pegal dan Kaku di Tengkuk
Salah satu tanda yang paling umum dirasakan adalah rasa berat atau kaku pada area leher belakang (tengkuk) hingga bahu. Hal ini sering dikaitkan dengan aliran darah yang tidak lancar akibat adanya plak atau penumpukan kolesterol di pembuluh darah area tersebut. - Sering Merasa Kesemutan
Apakah Anda sering merasa kesemutan pada tangan atau kaki, bahkan saat tidak sedang menekuk anggota tubuh dalam waktu lama? Kolesterol tinggi menyebabkan aliran darah ke saraf perifer (ujung tubuh) menjadi terhambat. Jika pasokan oksigen dan nutrisi yang dibawa darah berkurang, saraf akan bereaksi dengan sensasi kesemutan atau kebas. - Munculnya Xanthelasma (Bercak Kuning di Mata)
Ini adalah gejala visual yang paling jelas. Xanthelasma adalah endapan lemak berwarna kekuningan yang muncul di sekitar kelopak mata. Jika Anda melihat adanya gumpalan kecil berwarna kuning di sudut mata, itu adalah tanda kuat bahwa kadar lipid (lemak) dalam darah Anda sangat tinggi. - Mudah Lelah dan Nyeri Dada
Saat plak kolesterol mulai menyempitkan pembuluh darah arteri, jantung harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah. Akibatnya, tubuh akan terasa lebih cepat lelah meski hanya melakukan aktivitas ringan. Dalam kondisi yang lebih serius, penderita mungkin merasakan nyeri dada (angina) karena jantung kekurangan pasokan darah kaya oksigen.
Jangan melakukan diagnosis mandiri hanya berdasarkan gejala fisik. Pemeriksaan medis perlu secara berkala adalah kunci utama pencegahan. Menjaga pola makan rendah lemak jenuh, rutin berolahraga, dan mengelola stres adalah langkah terbaik untuk menjaga angka-angka tersebut tetap di zona hijau.
( Sumber Artikel : Alodokter.com )