Waspada Efek Samping Tak Terduga Konsumsi Protein Berlebihan
- 26 Jan 2026 13:45 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Dalam dunia kesehatan dan kebugaran, protein sering dianggap sebagai "nutrisi emas" untuk pembentukan otot dan penurunan berat badan namun, segala sesuatu yang berlebihan tentu memiliki konsekuensi. Meskipun tubuh membutuhkan protein untuk perbaikan sel, mengonsumsinya melampaui batas kemampuan tubuh dapat memicu masalah kesehatan yang jarang disadari. Dirangkum dari berbagai sumber salah satunya dari situs alodokter.com berikut efek samping yang perlu diwaspadai dari kelebihan konsumsi protein.
Berikut adalah empat efek samping tak terduga jika Anda terlalu banyak mengonsumsi protein:
1. Masalah Bau Mulut yang Persisten (Halitosis)
Jika Anda secara drastis meningkatkan asupan protein dan membatasi karbohidrat (seperti pada diet keto atau tinggi protein), tubuh akan masuk ke fase ketosis. Dalam proses ini, tubuh menghasilkan senyawa kimia bernama keton yang mengeluarkan aroma tidak sedap melalui pernapasan. Bau mulut ini biasanya tidak bisa hilang hanya dengan menyikat gigi karena aromanya berasal dari proses metabolisme internal.
2. Penurunan Fungsi Ginjal secara Bertahap
Ginjal bertanggung jawab menyaring sisa metabolisme protein, yakni nitrogen. Mengonsumsi protein secara berlebihan dalam jangka panjang memaksa ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang kelebihan nitrogen tersebut melalui urine. Bagi orang dengan riwayat gangguan ginjal, hal ini dapat memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal akibat penumpukan kalsium dan asam urat.
3. Masalah Pencernaan dan Sembelit
Banyak sumber protein tinggi (seperti daging merah, telur, dan suplemen bubuk) tidak mengandung serat. Jika porsi protein menggeser porsi sayuran dan buah-buahan dalam piring makan Anda, sistem pencernaan akan melambat. Akibatnya, Anda mungkin mengalami kembung, sembelit, atau rasa tidak nyaman pada perut akibat kurangnya serat untuk mendorong sisa makanan.
4. Risiko Dehidrasi Tanpa Gejala
Sering kali kita tidak merasa haus, namun tubuh sebenarnya kekurangan cairan saat mengonsumsi banyak protein. Ginjal membutuhkan lebih banyak air untuk memproses dan membuang nitrogen hasil pemecahan protein. Jika asupan air tidak ditingkatkan seiring dengan asupan protein, Anda berisiko mengalami dehidrasi kronis tingkat ringan yang bisa menyebabkan sakit kepala dan kelelahan.
Berapa Banyak yang Cukup?
Secara umum, kebutuhan protein rata-rata orang dewasa adalah sekitar 0,8 hingga 1,2 gram per kilogram berat badan. Atlet atau mereka yang sangat aktif mungkin membutuhkan lebih, namun sebaiknya tetap dalam pengawasan ahli gizi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....