Tujuh Makanan Bergizi untuk Mencegah Stunting pada Balita

  • 24 Jan 2026 17:43 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis merupakan tantangan besar bagi masa depan buah hati. Masalah ini biasanya terjadi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Salah satu langkah paling krusial untuk mencegahnya adalah melalui pemenuhan nutrisi yang tepat, terutama asupan protein hewani yang berkualitas.

Berikut adalah 7 makanan bergizi yang sangat direkomendasikan untuk mencegah stunting pada balita yang dilansir dari Halodoc.com diantaranya :

1. Telur

Telur adalah "superfood" yang murah dan mudah didapat. Telur mengandung protein berkualitas tinggi, kolin, dan asam amino esensial yang sangat penting untuk pertumbuhan sel-sel tubuh dan perkembangan otak anak. Satu butir telur sehari sudah memberikan kontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan protein harian si kecil.

2. Ikan (Terutama Ikan Lokal)

Ikan mengandung protein dan asam lemak Omega-3 (DHA dan EPA) yang tinggi. Tidak harus ikan salmon yang mahal; ikan lokal seperti kembung, lele, gabus, dan teri memiliki kandungan gizi yang tak kalah hebat. Ikan gabus, misalnya, sangat kaya akan albumin yang membantu mempercepat pertumbuhan jaringan tubuh.

3. Daging Ayam

Daging ayam adalah sumber protein hewani yang baik untuk pembentukan otot dan kepadatan tulang. Selain protein, ayam juga mengandung mikronutrien seperti zink dan vitamin B12 yang berperan aktif dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh balita agar tidak mudah sakit (yang bisa menghambat pertumbuhan).

4. Daging Sapi (Tanpa Lemak)

Daging merah merupakan sumber zat besi heme yang sangat mudah diserap oleh tubuh anak. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya stunting. Zat besi memastikan oksigen terdistribusi dengan baik ke seluruh jaringan tubuh untuk mendukung proses pertumbuhan.

5. Susu dan Produk Olahannya (Keju & Yogurt)

Susu merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang utama. Kalsium sangat berperan dalam pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat pada masa balita. Jika anak bosan dengan susu cair, Anda bisa memberikan yogurt atau keju sebagai variasi camilan sehat yang kaya nutrisi.

6. Kacang-kacangan dan Tempe/Tahu

Meskipun protein hewani adalah prioritas utama pencegahan stunting, protein nabati seperti tempe dan tahu tetap diperlukan sebagai pelengkap. Selain murah, kedelai mengandung serat dan zat besi yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme anak.

7. Sayuran Hijau dan Buah-buahan

Sayuran seperti bayam dan brokoli, serta buah-buahan seperti alpukat dan pisang, menyediakan vitamin A, C, dan asam folat. Vitamin-vitamin ini berfungsi untuk memastikan penyerapan nutrisi lain (seperti protein dan zat besi) berjalan optimal di dalam tubuh balita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....