Lima Sayuran Mudah Terkontaminasi di Musim Hujan
- 18 Jan 2026 09:24 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Musim hujan sering kali membawa kelembapan tinggi dan risiko banjir, yang menjadi kondisi ideal bagi pertumbuhan bakteri serta parasit. Beberapa jenis sayuran memiliki struktur fisik yang lebih mudah memerangkap kotoran dan kuman dari air hujan atau tanah yang terciprat. Dirangkum dari berbagai sumber diantaranya dari situs idntimes.com berikut 5 sayuran yang mudah terkontaminasi di saat musim hujan.
Berikut adalah 5 jenis sayuran yang paling rentan terkontaminasi saat musim hujan dan perlu perhatian ekstra dalam pengolahannya:
1. Bayam dan Kangkung
Sayuran hijau yang tumbuh dekat dengan permukaan tanah ini sangat mudah terkena percikan lumpur saat hujan deras. Struktur daunnya yang lebar dan batang yang berongga (pada kangkung) dapat menjadi tempat persembunyian bakteri seperti E. coli atau Salmonella yang terbawa oleh air larian (run-off) dari saluran air atau kotoran hewan.
2. Selada
Selada sering kali dikonsumsi dalam keadaan mentah sebagai lalapan atau salad. Masalahnya, selada memiliki lapisan daun yang bertumpuk rapat, sehingga air hujan yang terkontaminasi bisa terjebak di sela-sela lipatan terdalam. Jika tidak dicuci dengan sabun khusus makanan, risiko infeksi pencernaan menjadi sangat tinggi.
3. Kembang Kol dan Brokoli
Bentuk sayuran ini yang menyerupai "pohon mini" dengan celah-celah kecil yang sangat rapat menjadikannya tempat ideal bagi mikroba dan ulat untuk bersarang. Di musim hujan, kelembapan yang terjebak di dalam kuntum kembang kol dapat memicu pertumbuhan jamur yang tidak terlihat dengan mata telanjang.
4. Kubis (Kol)
Mirip dengan selada, kubis memiliki lapisan daun yang berlapis-lapis. Air hujan yang membawa polutan bisa merembes masuk ke lapisan bagian dalam. Selain itu, kelembapan tinggi saat musim hujan sering kali membuat kubis lebih cepat busuk dari bagian inti atau batangnya.
5. Taoge
Taoge atau kecambah tumbuh dalam lingkungan yang hangat dan lembap, kondisi yang serupa dengan cuaca di musim hujan. Karena proses tumbuhnya membutuhkan banyak air, taoge sangat berisiko tinggi terkontaminasi jika sumber air yang digunakan saat masa panen atau distribusi terpapar polusi banjir.
Tips Membersihkan Sayur di Musim Hujan:
- Cuci dengan air mengalir: Jangan hanya merendamnya dalam wadah, karena kuman justru akan berkumpul di air rendaman tersebut.
- Gunakan larutan cuka atau garam: Merendam sayur selama 5 menit dalam air yang dicampur sedikit cuka atau garam dapat membantu membunuh kuman dan melepaskan ulat yang menempel.
- Masak hingga matang: Untuk keamanan maksimal selama musim hujan, hindari mengonsumsi sayuran di atas dalam keadaan mentah. Proses pemanasan adalah cara terbaik membunuh patogen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....