Manfaat Sehat Konsumsi Beras Merah
- 21 Nov 2025 12:56 WIB
- Kaimana
KBRN,Kaimana : Beras merah, atau brown rice, adalah biji-bijian utuh yang mempertahankan lapisan bekatul (bran) dan lembaga (germ), berbeda dengan beras putih yang telah digiling hingga lapisan tersebut hilang. Beras merah menawarkan profil nutrisi yang jauh lebih kaya dan telah lama diakui sebagai pilihan makanan yang unggul untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan. Dirangkum dari berbagai sumber salah satunya dari situs hellosehat.com, berikut manfaat sehat yang didapat dari beras merah.
1. Sumber Serat yang Tinggi
Salah satu manfaat utama beras merah adalah kandungan seratnya yang melimpah. Serat ini sangat penting untuk kesehatan pencernaan karena membantu melancarkan pergerakan usus dan mencegah sembelit. Selain itu, serat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, yang sangat bermanfaat dalam pengelolaan berat badan.
2. Kaya Akan Antioksidan dan Nutrisi Penting
Lapisan bekatul pada beras merah adalah gudang nutrisi. Beras merah merupakan sumber yang baik dari:
- Antioksidan kuat, termasuk flavonoid, yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.
- Magnesium, mineral yang berperan penting dalam fungsi saraf dan otot, serta membantu mengatur kadar gula darah dan tekanan darah.
- Vitamin B kompleks, yang krusial dalam produksi energi dan menjaga fungsi otak.
3. Mendukung Pengendalian Gula Darah
Beras merah memiliki indeks glikemik (IG) yang lebih rendah dibandingkan beras putih. Ini berarti beras merah dicerna dan diserap lebih lambat oleh tubuh, menyebabkan kenaikan gula darah yang lebih bertahap dan stabil. Karakteristik ini menjadikannya pilihan karbohidrat yang sangat baik bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Kombinasi serat, antioksidan, dan magnesium dalam beras merah menjadikannya makanan yang ramah jantung. Serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), sementara magnesium membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Kedua faktor ini berkontribusi pada penurunan risiko penyakit kardiovaskular.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....