Cara Membersihkan Daging yang Benar dan Aman

  • 02 Nov 2025 07:47 WIB
  •  Kaimana

KBRN, Kaimana : Banyak orang berpikir mencuci daging mentah, seperti sapi atau ayam, di bawah air mengalir adalah cara terbaik untuk membersihkannya. Padahal, menurut para ahli keamanan pangan seperti USDA (United States Department of Agriculture), kebiasaan ini justru tidak disarankan karena berisiko menyebabkan kontaminasi silang bakteri berbahaya (seperti Salmonella dan E. coli) ke permukaan dapur, peralatan, dan makanan lain melalui cipratan air. Dirangkum dari berbagai sumber salah satunya dari situs alodokter.com, berikut cara membersihkan daging yang benar dan aman untuk kesehatan.

Lalu, bagaimana cara mengolah daging mentah dengan aman? Berikut 5 cara membersihkan dan menyiapkan daging yang benar agar aman dikonsumsi:

1. Utamakan Kebersihan Tangan dan Permukaan Dapur

  • Cuci Tangan: Selalu cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik sebelum dan sesudah menyentuh daging mentah.
  • Bersihkan Permukaan: Segera bersihkan semua permukaan yang bersentuhan dengan daging mentah, termasuk meja dapur, wastafel, dan talenan, menggunakan air panas dan sabun. Anda juga bisa menggunakan larutan sanitasi yang aman untuk makanan.

2. Gunakan Peralatan yang Terpisah (Pencegahan Kontaminasi Silang)

  • Gunakan talenan dan pisau khusus untuk daging mentah, pisahkan dari peralatan yang digunakan untuk sayuran, buah-buahan, atau makanan siap saji lainnya.
  • Hal ini sangat penting untuk mencegah bakteri dari daging mentah berpindah ke makanan yang tidak akan dimasak, yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan.

3. Hindari Mencuci Daging dengan Air Mengalir (Jika Daging Sudah Higienis)

  • Jika daging diperoleh dari sumber yang higienis (misalnya dari proses potong yang bersih), sebaiknya tidak perlu dicuci dengan air mengalir. Bakteri akan mati saat proses pemasakan.
  • Alternatif: Jika terdapat kotoran atau sisa darah yang terlihat jelas, beberapa sumber menyarankan untuk cukup mengelapnya dengan tisu dapur bersih atau lap kering yang bersih, atau membilas singkat dengan air dingin mengalir secepatnya, lalu segera dikeringkan dan dimasak.

4. Jika Ingin "Membersihkan" dengan Pemanasan Awal (Blanching/Merebus Singkat)

  • Alih-alih mencuci dengan air, cara paling efektif untuk membunuh bakteri adalah melalui panas. Jika Anda merasa perlu "membersihkan" daging, Anda bisa melakukan perebusan singkat (blanching).
  • Rebus daging dalam air mendidih selama beberapa menit (sekitar 5 menit), lalu buang air keruh bekas rebusan. Daging yang sudah di-blanch ini bisa dilanjutkan proses memasaknya.

5. Masak Daging Hingga Mencapai Suhu Internal yang Aman

  • Ini adalah langkah paling krusial dalam keamanan pangan. Memasak daging hingga suhu yang tepat akan memastikan semua bakteri berbahaya mati.
  • Gunakan termometer makanan untuk memeriksa suhu internal:
    • Unggas (Ayam, Bebek): 74 derajat celcius
    • Daging Giling (Sapi, Kambing, Babi): 71 derajat celsius
    • Potongan Daging Utuh (Sapi, Kambing, Babi): 63 derajat celsius, diikuti dengan waktu istirahat 3 menit sebelum disajikan.

Dengan mengikuti lima langkah ini, Anda tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mempraktikkan penanganan daging yang sesuai dengan standar keamanan pangan untuk melindungi kesehatan keluarga Anda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....