Sekolah Rakyat Kaimana Prioritaskan Anak Kurang Mampu

  • 27 Feb 2026 19:18 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Pemerintah Kabupaten Kaimana terus mendorong realisasi pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program nasional pemerintahan Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial. Kepala Dinas Sosial dan KB Kabupaten Kaimana, Markus Tangarofa, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat Februari 2026 menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini belum terakomodasi secara maksimal dalam sistem pendidikan formal.

“Program ini untuk mengumpulkan dan membina anak-anak dari keluarga kurang mampu, terutama yang belum tersentuh layanan pendidikan secara optimal. Ini merupakan program pemerintah pusat yang harus kita dukung bersama,” ujarnya.

Menurut Markus, pada 2025 lalu pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas delapan hektare untuk pembangunan sekolah tersebut. Namun hingga kini, proses pematangan lahan baru mencapai sekitar setengah dari total luas yang direncanakan.

“Dari delapan hektare yang disiapkan, tahun kemarin baru setengah yang dilakukan pematangan. Tahun ini kita masih menunggu surat penetapan resmi dari Kementerian Sosial untuk kelanjutan pembangunan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, anggaran yang telah dikucurkan untuk pembersihan dan pematangan lahan pada tahap awal mencapai sekitar Rp3 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membuka dan meratakan area yang akan menjadi lokasi pembangunan fasilitas pendidikan.

Markus berharap, setelah surat penetapan dari kementerian diterbitkan, proses pembangunan fisik dapat segera dimulai sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secepatnya.

“Kami berharap secepatnya bisa dibangun dan berjalan dengan baik, agar anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Kaimana mendapat akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” katanya.

Ia menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat bukan hanya sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi merupakan langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan pendidikan yang memadai, anak-anak dari keluarga prasejahtera diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan lebih baik dan berkontribusi bagi daerah.

Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat keadilan sosial dan pemerataan akses pendidikan hingga ke daerah-daerah terpencil.

Rekomendasi Berita