Sinergi Pelabuhan Kaimana Hadirkan Mudik Aman Nyaman dan Edukatif

  • 20 Mar 2026 18:47 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Dalam rangka menyambut arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pelabuhan Laut Kaimana resmi membuka Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 sejak Jumat, 13 Maret 2026. Kehadiran posko ini menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan maksimal, aman, dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Kaimana, Jemmy Samori, SH, MH menjelaskan bahwa posko pelayanan tersebut melibatkan berbagai instansi terkait guna memastikan kelancaran aktivitas pelabuhan selama periode Lebaran.

“Posko ini melibatkan sejumlah pihak seperti PT Pelni, Basarnas, Karantina Kesehatan Pelabuhan, TNI Angkatan Laut, PT SBN, serta Kepolisian,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran angkutan laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menyiapkan sejumlah armada kapal penumpang, di antaranya KM Labobar, KM Tatamailau, dan KM Dobonsolo yang akan beroperasi hingga 30 Maret 2026.

Selain itu, kapal perintis Sabuk Nusantara juga disiagakan sebagai armada pendukung, yakni Sabuk Nusantara 75, Sabuk Nusantara 96, dan Sabuk Nusantara 42, guna menjangkau wilayah-wilayah yang lebih terpencil.

Tercatat hingga 13 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Kaimana mencapai 1.981 orang, baik menggunakan kapal penumpang maupun kapal perintis.

Dari sisi kesiapsiagaan, Basarnas menurunkan enam personel lengkap dengan satu unit speedboat, empat perahu karet, serta kendaraan operasional roda dua dan roda empat. Sementara itu, Karantina Kesehatan Pelabuhan juga menyiagakan enam personel untuk memastikan aspek kesehatan penumpang tetap terjaga.

Dukungan juga datang dari TNI Angkatan Laut yang menyiapkan satu unit speedboat beserta personel sesuai kebutuhan di lapangan. Sedangkan pihak kepolisian tetap menjalankan pengamanan rutin untuk menjaga situasi pelabuhan tetap kondusif.

Untuk menjamin ketersediaan logistik, PT SBN melaporkan bahwa stok sembako dalam kondisi aman setelah dua kapal kontainer, yakni KM Logistik Nusantara Satu dan KM Vertikal, melakukan pembongkaran muatan pada 13 hingga 15 Maret 2026.

Sebagai bentuk pengamanan internal, pihak pelabuhan turut menyiagakan 24 personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yang didukung satu unit rubber boat.

Jemmy menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat, tidak hanya selama masa posko berlangsung, tetapi juga dalam operasional harian guna mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.

“Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran bersama keluarga,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....