Es Gabus Viral Dongkrak Omzet Pedagang Banyuwangi
- 11 Feb 2026 20:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Polemik es gabus yang viral pada Januari 2026 membawa berkah bagi pedagang es gabus di Banyuwangi. Iwan Kurniawan (38) salah satu penjual es gabuspenjualan es gabus miliknya, meningkat drastis hingga berkali lipat.
Iwan mengaku, sebelum polemik es gabus viral, dalam sehari hanya mampu menjual 20 hingga 30 potong. Namun setelah viral, penjualannya melonjak lebih dari 100 potong per hari.
“Alhamdulillah dapat berkahnya, malah ramai. Sehari sekarang bisa terjual sampai 120 potong,” ungkap Iwan, Rabu 11 September 2026.
Iwan sudah bertahun-tahun berjualan es gabus dengan merek dagang “Es Gabus Rainbow” karena memiliki warna beragam. Setiap hari, ia berjualan berpindah di 3 lokasi berbeda di wilayah Kota Banyuwangi.
Pada pagi hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB, Iwan berjualan di kompleks GOR Tawangalun, tepatnya di dekat area kolam renang. Selanjutnya sekitar pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, ia berpindah ke depan SD Kepatihan.
“Setelah itu sekitar jam satu siang saya jualan di SMP 3 Banyuwangi, Alhamdulillah habis terus,” ujar Iwan.
Untuk harga, 1 potong es gabus dijual Rp2.000. Sementara pembelian 3 potong dibanderol Rp5.000 agar lebih praktis dan memudahkan transaksi tanpa banyak uang kembalian.
“Kalau beli 3 Rp5 ribu, jadi lebih enak,” ucap Iwan.
Iwan menuturkan, ia belajar membuat es gabus secara otodidak melalui YouTube. Bahan utama yang digunakan adalah tepung hunkwee yang mudah ditemukan di toko bahan kue.
“Awalnya belajar dari YouTube, akhirnya lancar,” tutur Iwan.