Poklahsar Fish & Food Sukorambi Menembus Pasar Modern
- 28 Feb 2026 13:11 WIB
- Jember
RRI.CO.ID,Jember - Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Fish & Food Sukorambi di bawah kepemimpinan Dewi Isnaini kini bertransformasi menjadi kekuatan baru ekonomi lokal melalui hilirisasi produk perikanan yang inovatif. Menghadapi era digital, Poklahsar Fish & Food Sukorambi mulai mengadopsi strategi pemasaran kreatif untuk memikat Generasi Z yang kritis, agar bisa menembus pasar modern.
Abdilah Mudzakir,S.Pi.,penyuluh dari DKPPP Jember yang mendampingi poklahsar ini menegaskan, "Pemerintah melihat langkah Poklahsar ini sebagai penggerak ekonomi strategis yang mampu mengubah komoditas mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Dukungan penuh diberikan agar produk olahan ikan ini tidak hanya menjadi jago kandang, tetapi mampu menjadi ikon produk unggulan daerah yang kompetitif. Lagian ini masuk kategori unik, karena kawasan Sukorambi kan lereng pegunungan, jauh dari pesisir, tapi mampu membuktikan bahwa kemauan dan kreatifitas sangat dibutuhkan saat ini." ujarnya.

Poklahsar Fish & Food Sukorambi menjadi tamu di acara UMKM Bicara RRI Jember (Foto:RRI_dp3)
Untuk menembus pasar modern dan bersaing dengan pabrikan besar, Dewi Isnaini menetapkan standar keamanan pangan yang ketat sebagai fondasi utama. Kepercayaan konsumen dibangun melalui konsistensi kualitas, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengemasan yang higienis.
"Kami fokus menjaga standar kualitas agar produk food-ready lokal kita memiliki posisi tawar yang setara dengan produk supermarket lainnya. Dan yang perlu diingat adalah pentingnya legalitas dan sertifikasi dalam menjaga kepercayaan pasar. Soal jatuh-bangun, sudah jangan ditanya. Kami makin tangguh karena berhasil bangkit dari keterpurukan" ujar Dewi.
Dengan mengedepankan transparansi asal-usul produk dan memanfaatkan konten digital yang otentik, mereka berupaya menjawab tuntutan konsumen muda akan keamanan dan etika produksi. Langkah adaptif ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus membuktikan bahwa UMKM perikanan Jember mampu bersaing di ekosistem ekonomi digital yang dinamis.