Uang Tunai di Swedia Hampir Punah

  • 27 Jan 2026 12:08 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Swedia dikenal sebagai salah satu negara yang paling maju dalam penerapan pembayaran digital, hingga membuat uang tunai nyaris ditinggalkan. Dalam satu dekade terakhir seperti dilansir dari Reuters.com​, penggunaan uang kertas dan koin di negara Nordik tersebut menurun drastis seiring meluasnya adopsi pembayaran elektronik dan aplikasi mobile. Banyak warga Swedia kini menjalani aktivitas sehari-hari tanpa pernah membawa uang tunai.

Peralihan ini didorong oleh tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan teknologi digital. Aplikasi pembayaran seperti Swish menjadi alat transaksi utama, digunakan untuk membayar makanan, transportasi, belanja, bahkan donasi di tempat ibadah. Tidak sedikit toko, kafe, dan restoran di Swedia yang secara terbuka menyatakan tidak menerima pembayaran tunai.

Data dari lembaga keuangan internasional menunjukkan bahwa persentase transaksi tunai di Swedia termasuk yang terendah di dunia. Bank-bank di Swedia juga mulai mengurangi layanan penarikan uang tunai, bahkan beberapa cabang tidak lagi menyimpan uang fisik. Kondisi ini memperkuat citra Swedia sebagai masyarakat hampir tanpa uang tunai atau cashless society.

Meski dianggap efisien, fenomena ini memunculkan kekhawatiran. Kelompok lansia, pendatang, dan masyarakat di wilayah terpencil dinilai berisiko tertinggal karena tidak semua mampu atau terbiasa menggunakan teknologi digital. Selain itu, otoritas Swedia juga menyoroti risiko keamanan siber dan ketergantungan penuh pada sistem digital jika terjadi gangguan besar atau krisis nasional.

Pemerintah dan bank sentral Swedia pun mengambil sikap lebih seimbang. Mereka mendorong inovasi pembayaran digital, namun tetap menekankan pentingnya mempertahankan uang tunai sebagai alat pembayaran cadangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem keuangan tetap inklusif dan tangguh, sekaligus memberi pelajaran bagi negara lain yang tengah menuju masyarakat tanpa uang tunai.

Rekomendasi Berita