Harga Emas Meroket, Minat Beli Justru Meningkat

  • 30 Jan 2026 17:14 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Kenaikan harga emas sejak awal Januari 2026 tidak menurunkan minat masyarakat Bondowoso untuk berinvestasi logam mulia. Fenomena ini terlihat di Pegadaian Bondowoso, di mana masyarakat justru lebih banyak membeli dibandingkan menjual emas di tengah harga yang sedang tinggi.

Kepala Kantor Cabang Pegadaian Bondowoso Agus Subekti mengatakan, harga emas saat ini berada di level tinggi dan disebut mendekati rekor tertinggi. Kenaikan harga juga terjadi secara konsisten dari hari ke hari, bahkan dalam beberapa waktu terakhir lonjakannya cukup signifikan.

“Itu kenaikannya per hari itu kalau saya lihat bisa sampai 5 persen gitu ya,” kata Agus.

Ia menjelaskan, kenaikan harga emas dipengaruhi berbagai faktor global, salah satunya kondisi geopolitik internasional. Situasi tersebut berdampak pada pergerakan harga emas dunia yang kemudian berimbas pada harga di dalam negeri.

“Kalau penyebabnya yang saya lihat ini ya, yang jelas ini untuk harga emas naik ini dipengaruhi oleh geopolitik yang jelas seperti itu,” ujar Agus.

Menariknya, kondisi harga tinggi tidak membuat masyarakat beramai-ramai menjual emas yang dimiliki. Sebaliknya, minat beli masyarakat di Pegadaian Bondowoso justru tetap tinggi sepanjang Januari 2026.

“Kami juga bingung, harga emas tinggi tapi minat masyarakat juga tinggi. Jadi katakanlah untuk cenderung menjual kelihatannya belum ada,” ungkap Agus.

Ia menyebut, selama Januari 2026, total penjualan emas di Pegadaian Bondowoso sudah mencapai sekitar 500 gram. Angka tersebut menunjukkan emas masih dipandang sebagai instrumen investasi jangka panjang yang relatif aman oleh masyarakat.

“Kalau untuk yang bulan Januari ini, sampai tanggal berapa itu sudah sekitar 500 gram emas terjual,” tutur Agus.

Emas yang paling banyak diminati masyarakat adalah produk Lantakan G24, yakni emas murni 24 karat produksi Pegadaian. Tingginya permintaan membuat Pegadaian Bondowoso sementara hanya melayani penjualan produk G24 karena keterbatasan stok produk lainnya.

“Jadi kita sementara ini kita layani hanya produk G24. Karena untuk produk lain selain itu stoknya yang tidak ada,” imbuh Agus.

Untuk mempermudah masyarakat, Pegadaian Bondowoso juga menyediakan skema pembelian emas secara angsuran. Melalui sistem ini, nasabah dapat mengikat harga emas pada hari pembelian meskipun barang baru bisa diambil setelah cicilan lunas.

“Jadi emasnya ini bisa diambil setelah lunas. Jadi enaknya gimana, jadi untuk nasabah yang beli itu harga diikat hari ini,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita