Pemudik Sapudi Mulai Padati Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi
- 11 Mar 2026 13:17 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Ratusan pemudik tujuan Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep mulai memadati Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Rabu, 11 Maret 2026. Sejak pagi mereka mengantre di terminal penumpang untuk naik Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 91 yang akan mengangkut mereka menuju kawasan kepulauan Madura tersebut.
Para pemudik yang mayoritas bekerja di luar daerah memilih pulang lebih awal menjelang Hari Raya Idulfitri. Antrean terlihat di area loket hingga ruang tunggu terminal penumpang sebelum proses keberangkatan kapal.
Berbeda dengan tahun sebelumnya ketika pemudik mendapat fasilitas mudik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tahun ini para penumpang harus membayar sendiri biaya perjalanan dengan tarif Rp30.000 per orang.
Salah satu pemudik, Hary Kurniawan mengaku memilih mudik lebih awal, untuk menghindari kepadatan pemudik. Hary yang bekerja di Pulau Bali, memilih cuti lebih awal agar bisa mudik dan tinggal lebih lama di kampung halaman.
“Saya minta cuti agar bisa mudik lebih lebih awal. Tadi beli tiket di loket jam 06.00 WIB, dan Alhamdulillah dapat," ucap Hary, Rabu 11 Maret 2026.
Ia mengatakan memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan kendaraan di wilayah Bali menjelang Lebaran, sekaligus mengantisipasi penutupan sementara penyeberangan saat perayaan Hari Raya Nyepi.
Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhanan KSOP Tanjungwangi, Budi Sanjoyo, mengatakan terdapat lima jadwal pelayaran dari Pelabuhan Tanjungwangi menuju Pulau Sapeken menjelang Idul Fitri tahun ini.
“Keberangkatan dijadwalkan pada 5, 11, 16, 17, dan 19 Maret sejak H-14 hingga Hari H Lebaran. Untuk puncaknya diprediksi terjadi pada 17 Maret,” ujar Budi.
Pada pelayaran kedua menuju Pulau Sapeken tersebut, Budi menyebut terjadi sedikit peningkatan jumlah penumpang dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Mayoritas penumpang didominasi pekerja sektor nonformal yang hendak pulang ke kampung halaman.