Kapal Cepat Express Bahari Bantu Mudik Lintas Situbondo-Madura
- 10 Mar 2026 21:21 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Kapal cepat Express Bahari yang sebelumnya melayani penyeberangan rute Banyuwangi–Denpasar untuk sementara dialihkan guna membantu angkutan mudik Lebaran di lintasan Jangkar, Situbondo – Kepulauan Raas dan Sapudi, Madura.
Kapal berkapasitas sekitar 400 penumpang tersebut sebelumnya melayani rute Pantai Marina Boom Banyuwangi – Serangan, Denpasar. Namun dalam beberapa waktu terakhir kapal tersebut tidak beroperasi karena minimnya jumlah penumpang dari arah Bali menuju Banyuwangi.
Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi, Yohanes Heri Kriswirawan, membenarkan pemindahan armada tersebut. Ia mengatakan kapal Express Bahari 1F akan diberangkatkan menuju Pelabuhan Jangkar untuk membantu pelayanan penyeberangan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
“Kapal cepat diperbantukan di lintasan Jangkar–Raas dan Jangkar–Sapudi selama arus mudik dan arus balik,” ujar Heri, Selasa, 10 Maret 2026.
Kasi Teknik Kepelabuhanan UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi, Tri Wahyono, menambahkan pergeseran kapal dilakukan sebagai bagian dari dukungan program angkutan Lebaran yang dikoordinasikan oleh Kementerian Perhubungan.
“Setelah proses persiapan selesai, kapal dijadwalkan mulai melayani penumpang pada Kamis, 12 Maret 2026. Ini juga untuk mendukung program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan,” ujar Tri.
Menurutnya, layanan kapal cepat rute Banyuwangi–Denpasar telah berhenti beroperasi sekitar satu bulan terakhir. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca serta minimnya jumlah penumpang dari arah Bali.
“Sebenarnya dari Banyuwangi penumpangnya lumayan. Tapi dari arah Bali sering kosong. Mungkin juga karena faktor promosi,” jelas Tri.
Sementara itu, menjelang Idulfitri, aktivitas penyeberangan di lintasan Jangkar menuju kepulauan di Madura justru mengalami peningkatan. Karena itu kapal cepat tersebut dialihkan untuk memperkuat armada yang melayani pemudik.
Pihak Pelabuhan Jangkar bahkan masih mengusulkan tambahan armada kepada Kementerian Perhubungan guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik.