Polri Kibarkan Merah Putih di Puncak Cartenz

  • 17 Agt 2024 19:35 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura : Sambut Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, tim gabungan yang terdiri dari personel Satgas Ops Damai Cartenz-2024, Satgas Amole, dan Anggota Brimob Batalyon B Pelopor, melakukan pengibaran bendera Merah Putih di puncak Gunung Carstensz, yang menjadi titik tertinggi Indonesia dengan ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut.

Tim pengibaran bendera di Puncak Cartenz dipimpin oleh Iptu. Abdul Hamid, dan dengan menempuh perjalanan hingga empat hari, serta dengan dengan berbagai rintangan dan tantangan, akhirnya sang merah putih berhasil dikibarkan di atas salju abadi Puncak Cartenz.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes. Pol. Bayu Suseno menjelaskan, perjalanan tim pengibar bendera dimulai dari Markas Komando Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua. sebelum melakukan pendakian, tim terlebih dahulu berkumpul dan melakukan berbagai latihan untuk menaklukan puncak tertinggi di Indonesia itu.

“Seluruh tim harus mengikuti latihan dasar penggunaan alat pendakian gunung es. Seluruh personel mempelajari teknik mendaki dengan alat-alat khusus seperti crampon, tali pendakian, dan kapak es. Pelatihan intensif ini bertujuan untuk mempersiapkan fisik dan mental anggota tim menghadapi kondisi ekstrim di pegunungan,” kata Kombes. Bayu Suseno, Sabtu (17/08/2024).

Setelah menyelesaikan latihan dasar, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Grasberg, di wilayah PT Freeport Indonesia pada tanggal 8 agustus 2024, untuk melakukan aklimatisasi. Di ketinggian 4.285 meter, tim sempat menghadapi tantangan perubahan suhu dan penurunan kadar oksigen yang signifikan, namun semuanya bisa dilewati dengan baik, dengan melakukan penyesuaian suhu dan juga kadar oksigen di ketinggian.

Pada hari berikutnya, di tanggal 9 agustus 2024, tim mulai melakuakn pendakian, dan dilepas oleh Dansat Brimob Polda Papua, Kombes. Pol. John Sitanggang, dan Danmen 1 Pasukan Brimob 3 pelopor, Kombes. Pol. Danu Windarto, yang berlangsung di Bale Dam, area PT Freeport Indonesia.

Dansat Brimob Polda Papua, Kombes. Pol. John Sitanggang Melepas pendakian tim pengibar bendera merah putih di puncak Cartenz (Foto : Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2024)

“Mulai pukul 11.00 WIT, tim mulai menapaki jalur pendakian yang terjal dan panjang menuju basecamp. Jalur ini melintasi beberapa danau, dimulai dari Danau 1 pada pukul 12.00 WIT, lalu Danau 2 dan Danau 3 hingga akhirnya tiba di basecamp pada pukul 15.00 WIT. Sepanjang perjalanan, rombongan dihadapkan pada cuaca yang tidak bersahabat, dengan suhu mencapai 2 derajat Celsius dan hujan es yang menambah tantangan,” jelas Kombes. Pol. Bayu Suseno.

Sesampainya di basecamp, tim segera mendirikan tenda dan kembali beristirahat untuk memulihkan tenaga. Meskipun beberapa anggota mengalami gejala pusing dan sesak napas akibat minimnya oksigen, mereka telah dipersiapkan dengan perlengkapan obat dan oksigen tambahan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Pada tanggal 10 agustus 20204, tepat pukul 08.00 WIT, tim kembali memulai perjalanan mereka menuju puncak Jayawijaya. Jalur sepanjang 2 km yang harus dilalui memiliki tantangan tersendiri, dengan curamnya tebing dan bebatuan yang memenuhi jalur. Beruntung, cuaca cerah pagi itu membantu mempercepat langkah tim.

Tiba di lidah es pada pukul 11.30 WIT, rombongan menggunakan peralatan pendakian es yang telah dipersiapkan. Mereka memasang crampon pada sepatu, mengamankan tali pada body harness, dan memegang erat kapak es serta tongkat pendakian. Pada pukul 11.45 WIT, dengan koordinasi dan semangat kebersamaan yang tinggi, mereka bergerak secara teratur menuju puncak.

Akhirnya, tepat pukul 12.00 WIT, seluruh rombongan tiba di puncak es. Di puncak tertinggi Indonesia, bendera Merah Putih dikibarkan dengan penuh kebanggaan, diiringi penghormatan kepada tanah air tercinta. Sebuah momen yang membanggakan dan mengharukan, simbol persatuan dan semangat juang bangsa Indonesia.

“Setelah berhasil mengibarkan bendera, rombongan segera turun menuju basecamp dengan hujan es yang kembali menyapa. Pada pukul 14.30 WIT, mereka tiba di basecamp untuk beristirahat dan membongkar tenda. Setelah memastikan semua peralatan siap untuk dibawa kembali, tim melanjutkan perjalanan turun menuju Bale Dam pada pukul 15.30 WIT,” ujar Kombes. Bayu.

Meskipun hujan deras menemani sepanjang perjalanan turun, rombongan berhasil tiba di Bale Dam pada pukul 19.00 WIT dan akan oleh Dansat Brimob Polda Papua serta Danmen 1 Pasukan Brimob 3 pelopor. Setelah itu, tim melanjutkan perjalanan kembali ke Mako Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua.

“Perjalanan epik ini bukan hanya sekadar ekspedisi pendakian, tetapi juga merupakan simbol dari semangat dan kekuatan bangsa Indonesia. Dalam setiap langkah dan perjuangan menuju puncak, tersirat pesan kebersamaan, persatuan, dan semangat juang yang tak pernah padam. Pengibaran bendera Merah Putih di puncak Gunung Carstensz menjadi bukti nyata bahwa di bawah bendera Indonesia, setiap tantangan dapat ditaklukkan dengan semangat kebersamaan dan perjuangan,” tegas Kombes. Bayu Suseno.

Di tempat terpisah, Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Patrige R. Renwarin mengaku sangat bangga dengan dilaksanakannya pengibaran merah putih di titik tertinggi Republik Indonesia, Puncak Cartenz.

Menurutnya, pengibaran ini merupakan sebuah simbol bahwa keberadaan NKRI akan terus berada pada titik tertinggi dari berbagai kepentingan dan tujuan. Selain itu, pengibaran merah putih di puncak Cartenz juga menjadi pembuktian bahwa Polri bisa ditempatkan dimana saja untuk memberikan jaminan kemana di tengah masyarakat.

“Tentu pengibaran bendera di titik tertinggi bermakna bahwa NKRI harus di tempatkan di tempat tertinggi, sehingga apa yang dilakukan oleh personil Polri di Timika, menjadi bukti kesungguhan dan kekuatan Polri untuk mengamankan masyarakat,” tegas Wakapolda Papua.

Wakapolda papua juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota tim yang telah berjuang keras demi mengibarkan bendera kita di puncak tertinggi Indonesia, dan ini menjadi hadiah terindah untuk Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 79 tahun.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....