Curah Hujan Tinggi, Polisi Ingatkan Warga Mewaspadai Banjir dan Longsor
- 04 Okt 2026 22:02 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Polda Papua mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul tingginya intensitas curah hujan di sejumlah wilayah Papua dalam beberapa waktu terakhir.
Hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung dalam durasi cukup lama dapat meningkatkan risiko terjadinya banjir, tanah longsor, genangan hingga kenaikan muka air laut, khususnya di wilayah pesisir.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengatakan, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama bagi masyarakat yang tinggal di bantaran kali atau sungai, kawasan pesisir dan daerah perbukitan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, bantaran kali atau sungai, maupun daerah perbukitan. Perhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera mengambil langkah pengamanan apabila hujan deras berlangsung dalam waktu lama,” ujar Kombes Pol Cahyo.
Menurutnya, masyarakat perlu mengenali kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal dan segera melakukan langkah antisipasi apabila mulai terlihat tanda-tanda potensi bencana.
Selain ancaman banjir dan longsor, Polda Papua juga mengingatkan masyarakat yang harus melakukan perjalanan agar lebih berhati-hati saat berkendara ketika hujan deras.
Jalan yang licin dan jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pengendara diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, termasuk memeriksa rem, kondisi ban, lampu dan wiper sebelum bepergian.
Kabid Humas Polda Papua juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah banjir dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Warga diminta tidak membuang sampah ke selokan, parit, kali maupun sungai karena tumpukan sampah dapat menghambat aliran air dan memperbesar potensi terjadinya genangan maupun banjir.
Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menghindari penebangan pohon secara sembarangan. Vegetasi memiliki peran penting dalam menyerap dan menahan air sekaligus membantu menjaga kestabilan tanah di wilayah perbukitan.
“Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat penting. Kami mengajak warga untuk bersama-sama membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar melalui gotong royong, sehingga aliran air tetap lancar dan potensi genangan maupun banjir dapat diminimalkan,” tegas Kabid Humas Polda Papua.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan ketika hujan deras disertai angin kencang. Warga diimbau menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, tiang maupun bangunan yang berpotensi roboh.
Komunikasi antar warga juga dinilai penting, terutama untuk mempercepat penyampaian informasi dan membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan pertolongan ketika terjadi kondisi darurat.
Kombes Cahyo memastikan personel Polda Papua dan jajaran kepolisian di wilayah akan siap membantu masyarakat apabila terjadi bencana maupun situasi darurat.
“Kami memastikan personel Polda Papua dan jajaran Polres siap membantu masyarakat apabila terjadi bencana maupun situasi darurat. Kami juga terus membangun sinergi dengan BPBD, Basarnas, TNI dan instansi terkait dalam upaya pencegahan serta penanganan apabila terjadi bencana,” ungkapnya.
Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam dan tidak dipungut biaya.
Polda Papua juga meminta masyarakat mengikuti perkembangan cuaca dan potensi bencana melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....