Polda Papua Bekali Personel jelang Purnabakti untuk Mandiri Berwirausaha

  • 24 Sep 2026 22:05 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Papua, memberikan pembekalan kepada 36 Pegawai Negeri Sipil di Polri, yang akan memasuki masa purnabakti pada 2026 dengan keterampilan dan pengetahuan kewirausahaan.

Pembekalan dan pelatihan keterampilan tersebut berlangsung disalah satu hotel di Kota Jayapura, Kamis (24/9/2026), dengan mengusung tema “Masa Pensiun Bahagia, Menebar Manfaat dan Kemandirian Lewat Dunia Usaha.”

Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mempersiapkan personel menghadapi masa purna bakti melalui keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan usaha.

Menurutnya, peserta diberikan pemahaman mengenai peluang usaha, manajemen bisnis sederhana, serta keterampilan teknis yang diharapkan dapat mendukung kehidupan yang mandiri dan produktif setelah tidak lagi berdinas.

“Purnabakti bukan akhir pengabdian, tetapi awal dari kesuksesan yang baru,” kata Karo SDM Polda Papua.

Sementara itu, Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Muhajir menegaskan, masa pensiun merupakan bagian dari perjalanan pengabdian setiap personel sehingga perlu dipersiapkan secara matang, baik dari sisi mental, keterampilan maupun kemampuan untuk menjalani kehidupan secara mandiri.

Ia menyebut masa purnabakti dapat menjadi kesempatan bagi personel untuk mengembangkan potensi diri, membangun usaha, memperluas jejaring, serta tetap memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

“Purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian dan bukan pula akhir dari kesempatan untuk berkarya. Masa purnabakti justru dapat menjadi awal dari perjalanan baru untuk mengembangkan potensi diri, membangun usaha, memperluas jejaring, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga dan masyarakat,” kata Brigjen. Pol. Muhajir.

Wakapolda juga meminta peserta tidak sekadar mengikuti pelatihan secara formal, tetapi memanfaatkan seluruh materi yang diberikan sebagai bekal dalam merancang kehidupan setelah berdinas.

Peserta didorong membangun pola pikir positif, mengembangkan keterampilan sesuai minat dan kemampuan, serta menyusun rencana usaha yang realistis.

Selain keterampilan, Wakapolda menilai jejaring antar peserta perlu tetap dijaga. Jejaring tersebut diharapkan menjadi modal sosial yang dapat mendukung peserta ketika memasuki masa purnabakti.

“Jangan pernah merasa bahwa masa untuk belajar dan berkembang telah berakhir. Selama kita memiliki kemauan, semangat dan tekad untuk terus berusaha, selalu ada kesempatan untuk menghasilkan karya dan memberi manfaat,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga diarahkan menyusun rencana usaha pribadi pasca pelatihan dan mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh dalam bentuk usaha nyata.

Pendampingan dari Biro SDM Polri dan mitra terkait juga disiapkan untuk membantu peserta mengembangkan rencana usaha setelah mengikuti pelatihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....