Kapolda Papua Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas
- 31 Agt 2026 20:06 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Polda Papua mengikuti Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 Aula Rastra Samara, Sabtu. Kegiatan tersebut membahas Audit Kinerja Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian serta Audit Tujuan Tertentu PNBP dan BLU Itwasum Polri.
Hasil audit mencatat enam temuan positif, sementara 426 temuan lainnya memerlukan tindak lanjut dari total keseluruhan 432 temuan. Temuan tersebut tersebar dalam empat bidang manajemen, meliputi operasional, sumber daya manusia, logistik, serta anggaran dan keuangan Polda.
Tim audit mengapresiasi Polda Papua, yang tetap mampu menjalankan organisasi dan menjaga stabilitas keamanan di tengah kompleksitas wilayah. Apresiasi diberikan atas penegakan hukum serta perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat menghadapi gangguan kamtibmas dan keterbatasan sumber daya.
Hasil audit turut mencatat keberhasilan personel Samapta Polda Papua meraih Police Award Tahun 2026 atas dedikasi dan pengabdian. Selain itu, penggalangan terhadap mantan simpatisan KKB dan masyarakat menghasilkan penyerahan sukarela tujuh senjata api rakitan kepada Kapolres.
Penyerahan disertai 12 butir amunisi dan satu magasin, sebagai bagian keberhasilan penggalangan keamanan di wilayah Kepulauan Yapen Papua. Menanggapi hasil audit, Kapolda Papua, Irjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin menegaskan pentingnya audit sebagai fungsi manajemen kepolisian.
Audit kinerja memastikan pelaksanaan tugas berjalan efektif, efisien, ekonomis, transparan dan akuntabel, sekaligus mencegah penyimpangan serta penyalahgunaan wewenang. Kapolda menekankan seluruh hasil audit perlu ditindaklanjuti secara optimal, sebagai upaya memperkuat tata kelola dan profesionalisme organisasi kepolisian.
“Selaku objek audit, Polda Papua memahami bahwa audit kinerja merupakan bagian penting dari fungsi manajemen kepolisian. Upaya ini untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan secara efektif, efisien, ekonomis, transparan dan akuntabel. Sekaligus mencegah penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Kapolda Papua.
Kapolda Papua menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Tim Audit Itwasum Polri. Pelaksanaan audit berlangsung lancar, aman dan tertib. Ia juga menegaskan bahwa seluruh hasil audit akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat tata kelola organisasi Polda Papua.
Menurutnya, kendala kondisi geografis, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kompetensi sumber daya manusia, tidak boleh dijadikan alasan. “Kendala tersebut tidak boleh menjadi alasan pembenar. Melainkan harus menjadi dorongan memperkuat perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan. Agar setiap tugas dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....