Kontribusi AMJ ke Daerah Capai Rata-rata Rp1,4 Miliar per Tahun

  • 26 Agt 2026 14:36 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani Perseroda mencatat kontribusi pendapatan asli daerah rata-rata Rp1,4 miliar per tahun. Kontribusi tersebut diberikan kepada Pemerintah Kota dan Kabupaten Jayapura sebagai pemilik perusahaan.

Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani Perseroda, Entis Sutisna, mengatakan kontribusi tersebut berasal dari hasil usaha perusahaan. AMJ mengelola layanan air melalui sambungan rumah serta produk air minum dalam kemasan.

“Dalam waktu dua tahun terakhir, kami bisa memberikan kontribusi PAD kepada pemerintah daerah,” kata Entis, Rabu, 26 Agustus 2026. “Setiap tahun rata-rata kami memberikan Rp1,4 miliar yang dibagi kepada Pemerintah Kota dan Kabupaten Jayapura.”

Entis mengatakan kinerja usaha AMJ tetap memberikan laba dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, perusahaan mencatat laba bersih sekitar Rp3,5 miliar.

Sementara pada 2025, laba bersih AMJ mencapai sekitar Rp2,9 miliar. Pada tahun tersebut, perusahaan mulai membayar Pajak Penghasilan Badan karena sudah tidak memiliki kompensasi fiskal.

“Di tahun 2025 kami sudah mulai membayar pajak PPh Badan,” ujarnya. “Kami sudah laba dan tidak ada lagi kompensasi fiskal.”

Menurut Entis, kontribusi PAD tersebut menjadi salah satu indikator optimalisasi pengelolaan layanan air bersih dan air minum. AMJ tetap berupaya menjalankan fungsi bisnis sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

Entis mengatakan AMJ juga mendapat target kontribusi PAD dari Pemerintah Kota dan Kabupaten Jayapura setiap tahun. Kemampuan perusahaan saat ini berada pada kisaran Rp1,4 miliar hingga Rp1,5 miliar per tahun.

“Kalau kita lihat kemampuan pendapatan dan biaya yang kita keluarkan, rata-rata kemampuan kita berkisar Rp1,4 miliar sampai Rp1,5 miliar per tahun,” katanya.

Selain layanan air bersih, AMJ juga mengelola layanan lumpur tinja di Kota Jayapura. Layanan tersebut ditargetkan memberikan kontribusi sekitar Rp65 juta per tahun kepada pemerintah daerah.

Entis mengatakan pengelolaan air bersih dan lumpur tinja tidak sepenuhnya berorientasi pada keuntungan. Perusahaan tetap mempertimbangkan fungsi sosial dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

AMJ saat ini melayani sekitar 41.800 pelanggan melalui sambungan air rumah. Perusahaan juga mengembangkan AMDK Robongholo dan Nanwani sebagai bagian dari unit usaha untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....