Bapenda Papua Kejar Retribusi Daerah yang Masih di Bawah 50 Persen

  • 19 Agt 2026 17:48 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Papua mendorong peningkatan penerimaan retribusi yang masih berada di bawah 50 persen. Pemerintah daerah menargetkan seluruh penerimaan retribusi dapat mencapai 100 persen hingga Desember 2026.

Kepala Bapenda Papua, Subhan, mengatakan capaian retribusi masih tertinggal dibandingkan penerimaan pajak. Kondisi tersebut membuat seluruh organisasi perangkat daerah pengelola PAD diminta meningkatkan penerimaan.

“Masih di bawah 50 persen untuk retribusi,” kata Subhan, Rabu, 19 Agustus 2026. “Mudah-mudahan bisa didorong cepat supaya target kita tercapai 100 persen.”

Subhan mengatakan Bapenda telah menggelar rapat bersama OPD pengelola PAD. Pemerintah meminta setiap OPD memaksimalkan potensi retribusi yang menjadi kewenangannya.

Potensi tersebut antara lain berasal dari penyewaan gedung dan kendaraan milik pemerintah. Pemanfaatan sarana prasarana serta aset daerah juga diminta dioptimalkan untuk meningkatkan penerimaan.

“Misalnya penyewaan-penyewaan gedung, bus-bus, atau sarana prasarana aset BMD,” ujarnya. “Itu dimaksimalkan supaya target retribusi ini tercapai.”

Subhan mengingatkan target pendapatan telah menjadi bagian dari perencanaan APBD Papua. Jika penerimaan tidak mencapai target, kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan pemerintah membiayai belanja daerah.

“Apabila tidak tercapai 100 persen, pasti akan mengalami defisit di APBD kita,” katanya. “Karena target-target itu sudah ditetapkan dalam perencanaan penyusunan APBD.”

Ia menjelaskan pemerintah memiliki sejumlah opsi pembiayaan untuk mengatasi defisit APBD. Sumber tersebut dapat berasal dari pinjaman daerah, pembentukan dana cadangan, atau Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran.

Subhan meminta OPD pengelola PAD mempercepat optimalisasi retribusi hingga akhir tahun. Langkah tersebut diperlukan agar penerimaan daerah dapat mendukung pembiayaan program pemerintah sesuai target APBD.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....