Koops TNI Habema Tembus Ugimba, Buka Akses Wilayah yang Terisolasi 15 Tahun

  • 16 Agt 2026 14:58 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Prajurit Koops TNI Habema berhasil mencapai Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, setelah menempuh medan pegunungan selama tujuh hari. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya pengamanan wilayah sekaligus membuka kembali akses masyarakat yang selama sekitar 15 tahun menghadapi keterisolasian akibat kondisi geografis dan situasi keamanan.

Pangkoops TNI Habema, Mayjen. TNI. Yudha Airlangga mengatakan, Ugimba merupakan wilayah dengan medan yang sulit dijangkau. Akses transportasi terbatas, hutan lebat, cuaca yang tidak menentu, serta suhu yang dapat mencapai 4 derajat Celsius menjadi tantangan bagi mobilitas masyarakat dan pelayanan pemerintahan.

“Kondisi keamanan turut mempengaruhi aktivitas warga. Keberadaan kelompok bersenjata OPM di sejumlah wilayah terpencil berdampak terhadap mobilitas masyarakat, kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta hubungan dengan wilayah di luar Ugimba,” tutur Mayjen. TNI. Yudha Airlangga, Minggu (16/08/2026).

Dijelaskan, Koops TNI Habema melaksanakan operasi pengamanan selama tujuh hari, dimulai sejak titik pendaratan helikopter hingga mencapai Distrik Ugimba. Operasi tersebut dilakukan untuk menciptakan kondisi keamanan yang memungkinkan masyarakat kembali menjalankan aktivitas secara lebih aman.

Selain pengamanan wilayah, prajurit TNI juga memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Ugimba. Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga bersama Dansatgas Habema Brigjen TNI Persada Alam dan Dansatgas Banmin Brigjen TNI Zamril Philiang menyerahkan bantuan berupa 200 kilogram sembako, tiga ekor babi, 50 kilogram ayam, serta berbagai mainan untuk anak-anak.

Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga memastikan, kehadiran prajurit TNI di Ugimba tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan kehidupan sehari-hari secara aman.

"Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi memastikan masyarakat dapat menjalankan kehidupan secara aman dan normal. Keamanan menjadi fondasi agar pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan," tegas Pangkoops TNI Habema, Mayjen. TNI. Yudha Airlangga.

Menurutnya, komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di wilayah tersebut. TNI, kata Yudha, berupaya membangun kepercayaan dan memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara.

"Tantangan geografis dan dinamika keamanan tidak menjadi penghalang bagi prajurit dalam melaksanakan pengabdian. Masyarakat Papua Pegunungan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran TNI merupakan wujud tanggung jawab negara untuk melindungi seluruh masyarakat hingga pelosok negeri," katanya.

Sementara itu, Kepala Distrik Ugimba, Penias Kogoya, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Pangkoops TNI Habema beserta rombongan. Menurutnya, selama ini Ugimba menghadapi keterbatasan akses pemerintahan serta kondisi geografis dan keamanan yang cukup menantang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dan kepada negara. Selama ini Ugimba merupakan daerah yang jauh dari pemerintahan dan memiliki banyak keterbatasan, namun hari ini TNI telah hadir dan rombongan Pangkoops TNI Habema dapat sampai ke wilayah kami," ujar Penias.

Ia juga mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada masyarakat, termasuk sembako dan tiga ekor babi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kehadiran Koops TNI Habema di Ugimba diharapkan dapat mendukung terciptanya kondisi keamanan yang lebih kondusif sekaligus membuka ruang bagi peningkatan akses pelayanan dasar dan aktivitas masyarakat di wilayah yang selama bertahun-tahun menghadapi keterisolasian tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....