Uskup Jayapura Meresmikan Beroperasinya Universitas Katolik Fajar Timur Papua

  • 08 Agt 2026 13:14 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Universitas Katolik Fajar Timur Papua resmi beroperasi dan membuka tahun akademik perdana. Peresmian ini menjadi tonggak baru bagi pengembangan pendidikan tinggi di Papua. Peresmian Universitas Katolik Fajar Timur Papua dipimpin oleh Uskup Jayapura, Mgr. Yanuarius Theopilus Matopai You, di kampus I Univertas Katolik Fajar Timur Papua, Jl. Yakonde, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (08/08/2026.

Rektor Universitas Katolik Fajar Timur Papua, Pastor Dr. Konstantinus Bahang, OFM, mengatakan, peresmian operasional merupakan momentum untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa universitas tersebut telah hadir dan siap memberikan kontribusi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan peresmian ini, kami mau memperlihatkan kepada masyarakat di seluruh Papua bahwa Universitas ini sudah ada dan siap memberikan sumbangan bagi kemajuan masyarakat di sini,” ujar Pastor Konstantinus Bahang.

Ia menjelaskan, Universitas Katolik Fajar Timur Papua memiliki kekhasan pada pendidikan karakter yang memadukan ilmu pengetahuan dengan nilai moral dan spiritual. Para mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga nilai-nilai karakter, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Nilai jualnya pertama soal pendidikan karakter. Kami mau memberikan nilai-nilai Injil sebagai pemberi bobot kepada apa yang dipelajari di perguruan tinggi,” tutur Pastor Konstantinus Bahang.

Selain pendidikan karakter, Universitas Katolik Fajar Timur Papua, juga akan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis komunitas dan service learning. Pendekatan ini ditujukan untuk memperkuat keterlibatan mahasiswa dengan masyarakat serta mengangkat kekhasan budaya Papua dalam proses pendidikan.

Rektor Universitas Katolik Fajar Timur Papua, Pastor Dr. Konstantinus Bahang, OFM

Sementara itu, Uskup Jayapura, Mgr. Mgr. Yanuarius Theopilus Matopai You menegaskan, kehadiran Universitas Katolik Fajar Timur Papua merupakan tonggak sejarah baru bagi Gereja Katolik dan masyarakat Papua.

Menurutnya, Universitas Katolik Fajar Timur Papua merupakan hasil perjalanan panjang yang berawal dari Seminari Tinggi pada 1964, kemudian berkembang menjadi Akademi Teologi Katolik, Sekolah Tinggi Teologi Katolik Papua, hingga Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Fajar Timur dan akhirnya berubah menjadi universitas.

“Universitas ini hadir karena Gereja mendengarkan suara umat,” kata Mgr. Theopilus.

Ia menegaskan, Universitas Katolik Fajar Timur Papua tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk manusia yang beriman, berintegritas, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Untuk itu, Uskup Jayapura juga meminta pihak Universitas tidak hanya mencetak lulusan yang mencari pekerjaan, tetapi membekali mahasiswa agar mampu menciptakan lapangan kerja.

“Jangan lagi kita terus menciptakan pengangguran demi pengangguran setiap tahun lewat Unika. Kita mesti bertanggung jawab mendidik dan membina mahasiswa agar dapat menciptakan lapangan kerja sendiri,” tegasnya.

Untuk mendukung tujuan tersebut, universitas bersama yayasan telah menyiapkan sejumlah program, antara lain pembangunan asrama mahasiswa sebagai pusat pembentukan karakter, pengembangan university college, perluasan program beasiswa, penguatan pendidikan kewirausahaan, peningkatan riset yang berorientasi pada kebutuhan Papua, serta pengembangan kerja sama dengan perguruan tinggi nasional dan internasional.

Sementara itu, Gubernur Papua, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda Papua, Elpius Hugi, menyampaikan apresiasi terhadap berdirinya Universitas Katolik Fajar Timur Papua. Pemerintah Provinsi Papua menilai universitas tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung pembangunan Papua melalui pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

“Pemerintah Provinsi Papua memandang bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan,” kata Elpius Hugi.

Universitas Fajar Timur Papua juga diharapkan menjadi pusat pengembangan inovasi dan riset aplikatif yang menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat Papua.

Universitas Katolik Fajar Timur Papua saat ini memiliki tiga fakultas dengan sejumlah program studi, yakni Fakultas Filsafat dan Teologi yang terdiri atas prodi S1 Ilmu Teologi dan prodi S2 Teologi Pastoral, Fakultas Sains dan Teknologi dengan program S1 Farmasi, Teknik Sipil dan S1 Teknik Arsitektur, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan program S1 Akuntansi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....