Festival Kopi Papua Dorong Ekonomi Petani dan Ekspor

  • 07 Agt 2026 21:23 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menggelar Festival Kopi Papua ke-9 pada 7–9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi upaya mendorong ekonomi petani kopi dan memperkuat potensi ekspor daerah.

Festival dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Papua dan melibatkan berbagai pihak. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemprov Papua, Bank Indonesia, dan Kementerian Pariwisata.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan festival ini menjadi momentum mengangkat potensi kopi lokal. Selain itu, kegiatan ini juga bagian dari peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

“Ini kolaborasi antara Pemprov Papua, Bank Indonesia, dan Kementerian Pariwisata,” kata Aryoko di Jayapura, Jumat, 7 Agustus 2026. “Kegiatan ini juga untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.”

Aryoko menilai komoditas kopi memiliki dampak ekonomi besar bagi masyarakat. Terutama bagi petani yang menjadi pelaku utama di sektor tersebut.

“Kopi ini akan sangat membantu ekonomi rumah tangga petani,” ujarnya. “Perputaran ekonominya punya dampak besar bagi masyarakat dan daerah.”

Menurutnya, kopi juga berpotensi sebagai komoditas ekspor unggulan Papua. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

“Kopi merupakan komoditas bernilai ekspor,” ucapnya. “Ini juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah.”

Pemprov Papua mendorong peran organisasi perangkat daerah dalam pengembangan sektor kopi. Pendekatan dilakukan dari hulu hingga hilir.

“OPD harus mendorong dari hulu sampai hilir,” katanya. “Mulai dari produksi, pendampingan, hingga pemasaran.”

Ia menambahkan, sektor perdagangan dan UMKM harus terlibat dalam penguatan pascapanen. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memperluas pasar kopi Papua.

Festival Kopi Papua 2026 menghadirkan berbagai kegiatan. Di antaranya pameran UMKM, barista championship, talkshow, hingga pertunjukan musik.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah. Termasuk berkontribusi dalam pengendalian inflasi di Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....