Pemkot Jayapura Perkuat Gerakan Cegah Stunting

  • 07 Agt 2026 16:31 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dalam percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Advokasi Program Bangga Pokja Advokasi yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB).

Asisten III Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengatakan keberhasilan penanganan stunting sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, terutama dalam meningkatkan kehadiran bayi dan balita di Posyandu.

"Saat ini kunjungan bayi dan balita ke Posyandu baru sekitar 25 persen dari total sasaran. Padahal, dari data yang ada terdapat 837 balita stunting di Kota Jayapura. Jika seluruh bayi dan balita rutin datang ke Posyandu, kondisi gizinya dapat dipantau lebih dini sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat," ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kota Jayapura masih berada pada kisaran 20 persen. Karena itu, pemerintah mengajak BUMN, BUMD, dunia usaha, organisasi keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting.

Sementara itu, Kepala DP3AKB Kota Jayapura, Betty Anthoneta Puy, mengatakan pihaknya mendapat target menghadirkan 181 Orang Tua Asuh bagi keluarga sasaran dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

"Hingga saat ini sebanyak 50 sasaran telah mendapatkan dukungan melalui program CSR Bank BRI. Kami mengajak lebih banyak instansi menjadi orang tua asuh agar target 181 sasaran dapat terpenuhi," katanya.

Menurut Betty, pendampingan akan dilakukan selama tiga bulan dengan pemantauan rutin melalui Posyandu. Ia berharap gerakan tersebut mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan balita serta mempercepat penurunan angka stunting di Kota Jayapura.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....