Ekspedisi Rupiah Berdaulat Layani Lima Pulau Papua
- 06 Agt 2026 06:21 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut memulai Ekspedisi Rupiah Berdaulat Papua 2026. Layanan penukaran uang layak edar akan menjangkau lima pulau hingga Minggu, 10 Agustus 2026.
Pemerintah Provinsi Papua, Bank Indonesia, dan TNI AL melepas KRI Mata Bongsang (873) di Dermaga Satrol Koarmada III Jayapura, Selasa, 4 Agustus 2026. Ekspedisi membawa layanan penukaran Uang Layak Edar (ULE) bagi masyarakat kepulauan.
Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen, mengatakan kondisi geografis Papua menjadi tantangan dalam pemerataan layanan keuangan. Karena itu, sinergi antarlembaga diperlukan agar pelayanan menjangkau seluruh masyarakat. “Kolaborasi ini memastikan pelayanan publik mampu menjangkau seluruh warga tanpa terkecuali,” kata Aryoko.
Selain penukaran uang, ekspedisi juga membawa edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi dan nilai rupiah. “Ekspedisi ini menjadi bukti kehadiran negara yang nyata, adil, dan merata bagi masyarakat kepulauan Papua,” ujarnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono, mengatakan ekspedisi menjadi bagian dari pemenuhan amanat penyediaan uang layak edar di seluruh wilayah Indonesia. Pelaksanaannya membutuhkan dukungan TNI AL untuk menjangkau daerah kepulauan. “Menjangkau lebih dari 17 ribu pulau bukanlah hal yang bisa kami lakukan sendiri tanpa dukungan TNI Angkatan Laut,” kata Warsono.
Ekspedisi Rupiah Berdaulat Papua 2026 akan mengunjungi Pulau Pai, Pulau Owi, Pulau Numfor, Pulau Bepondi, dan Pulau Yapen. Kegiatan berlangsung pada 4–10 Agustus 2026 menggunakan KRI Mata Bongsang (873).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....