Evakuasi Korban MBG Terkendala Akses Jalur Laut

  • 05 Agt 2026 11:28 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Evakuasi korban insiden Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre masih berlangsung. Akses menuju sejumlah kampung yang hanya melalui jalur laut menjadi kendala penanganan.

Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan evakuasi melibatkan Pemerintah Kabupaten Jayapura, TNI, Polri, dan tenaga kesehatan. Seluruh unsur memprioritaskan penyelamatan masyarakat terdampak.

“Kami masih fokus kepada penanganan untuk penyelamatan korban atau masyarakat,” kata Dionisius saat wawancara langsung bersama RRI Jayapura, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurut Dionisius, hingga Rabu pagi masih banyak korban yang belum berhasil dievakuasi. Kondisi geografis membuat sebagian kampung hanya dapat dijangkau menggunakan perahu cepat.

“Hingga pagi ini korban dari kampung-kampung masih banyak yang belum bisa dievakuasi,” ujarnya. “Ada yang harus menggunakan speedboat.”

Korban yang berhasil dievakuasi dibawa ke RSUD Yowari sebagai pusat penanganan. Sebagian lainnya mendapat perawatan di sejumlah puskesmas di Kabupaten Jayapura.

“Korban tidak hanya di Rumah Sakit Yowari,” katanya. “Sebagian juga ditangani di beberapa puskesmas.”

Dionisius belum merinci jumlah korban karena proses pendataan masih berlangsung. Data resmi akan diumumkan Pemerintah Kabupaten Jayapura setelah seluruh korban terdata.

“Saya belum bisa menyampaikan jumlah korban,” ucapnya. “Nanti akan disampaikan oleh Pak Bupati.”

Kapolres mengatakan sebagian besar korban mengalami pusing, mual, muntah, sakit perut, dan diare. Penanganan darurat tetap menjadi prioritas sambil menunggu hasil pendataan dan perkembangan lebih lanjut. “Rata-rata mengalami pusing, mual, muntah-muntah, sakit perut, dan ada yang diare,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....