Ribuan Personel Keamanan dikerahkan Kawal Aksi Unjuk Rasa di Jayapura
- 03 Agt 2026 16:57 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Polresta Jayapura Kota pastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Jayapura tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung pada Senin (3/8/2026). Aktivitas masyarakat di berbagai titik Kota Jayapura tetap berjalan normal di tengah pengamanan yang dilakukan aparat gabungan TNI-Polri.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredericus Maclarimboen, mengatakan secara umum aktivitas masyarakat berlangsung normal meski terdapat beberapa titik konsentrasi massa yang mendapat pengamanan.
"Situasi kamtibmas di Kota Jayapura aman terkendali. Memang ada beberapa konsentrasi titik massa yang diamankan, tetapi secara umum aktivitas masyarakat berjalan normal," kata Kombes. Pol. Fredericus Maclarimboen.
Ia menegaskan kepolisian tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, aparat tidak mengizinkan aksi long march karena dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum dan memiliki risiko menimbulkan gangguan keamanan.

"Kami berharap penyampaian aspirasi tetap menghargai masyarakat yang lain. Yang tidak diizinkan adalah long march. Kota Jayapura memiliki pengalaman dari berbagai aksi sebelumnya yang berujung mengganggu aktivitas masyarakat dan terdapat tindakan anarkis. Kami juga tidak mengetahui kemungkinan adanya penyusup yang dapat memicu kericuhan," tegas Kapolresta Jayapura Kota.
Menurut Kombes. Pol. Fredericus Maclarimboen, peserta aksi yang hendak menyampaikan aspirasi ke DPR dipersilakan menggunakan kendaraan menuju lokasi tanpa melakukan long march di jalan raya.
Terkait rencana aksi lanjutan pada 15 Agustus mendatang, ia menyebut pola pengamanan akan disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan di lapangan, yang jelas dalam pengamanan tersebut, aparat mengerahkan sebanyak 1.432 personel keamanan gabungan Polri dan TNI.
"Pengamanannya akan disesuaikan dengan kebutuhan, fleksibel," ujar Kapolresta Jayapura Kota.
Sementara itu, Kapolres Jayapura, AKBP. Dionisius V. D. P. Helan mengatakan, seluruh rangkaian pengamanan di wilayah Kabupaten Jayapura berlangsung aman tanpa menimbulkan korban, baik dari masyarakat maupun aparat keamanan.
"Puji Tuhan semuanya berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ada korban baik dari masyarakat maupun dari pihak keamanan," katanya.
Ia menjelaskan langkah pembubaran massa yang dilakukan aparat merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, khususnya mengantisipasi aksi long march yang dinilai berpotensi memicu kericuhan.
"Kami mendapat informasi adanya pihak-pihak provokator yang ingin membuat situasi menjadi chaos. Karena itu kami melakukan langkah pencegahan. Namun tidak ada maksud untuk membungkam aspirasi masyarakat. Aspirasi tetap kami terima dan dapat disampaikan melalui jalur damai," ujarnya.
Menurut AKBP. Dionisius, massa yang sempat berkumpul akhirnya membubarkan diri setelah dilakukan komunikasi dan negosiasi dengan aparat.

"Mereka sudah menyampaikan aspirasinya, kemudian kembali dengan tertib. Komunikasi yang baik memberikan hasil yang baik dan tidak ada korban dari kedua belah pihak," katanya.
Ia menyebut aparat melakukan pengamanan di enam titik konsentrasi massa, yakni BTN Sosial, Jalan Kemiri, Jalan Sosial, Jalan Tabita, Karavan, dan Pos 7.
Terkait dengan itu, Kapolres Jayapura mengimbau warga untuk menjaga stabilitas kamtibmas dengan mengedepankan kepentingan masyarakat untuk dalam menyampaikan aspirasi, dan tidak melakukan hal hal yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....