Wagub Papua Minta Pengadaan Barang dan Jasa Berintegritas
- 27 Jul 2026 16:19 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Wakil Gubernur Papua meminta aparatur mengelola pengadaan barang dan jasa secara profesional. Pengadaan dinilai harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Permintaan itu disampaikan Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen, saat membuka Pelatihan Teknis Pengadaan Barang dan Jasa Level 1. Kegiatan berlangsung di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua, Senin, 27 Juli 2026.
Aryoko mengatakan pengadaan barang dan jasa merupakan instrumen penting dalam meningkatkan pelayanan publik. Karena itu, setiap aparatur harus memiliki kompetensi dan menjaga integritas.
“Setiap rupiah yang dikelola melalui pengadaan barang dan jasa harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Aryoko. “Aparatur juga dituntut memiliki kompetensi, integritas, dan profesionalisme.”
Menurut Aryoko, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur di bidang pengadaan. Materinya meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, serta pengelolaan kontrak.
Ia mengatakan pelatihan juga memperkuat kemampuan aparatur dalam mengelola aset pemerintah. Selain itu, peserta dibekali mitigasi risiko serta pengawasan agar proses pengadaan berjalan akuntabel.
Aryoko mengingatkan sektor pengadaan masih menghadapi berbagai tantangan. Tantangan itu meliputi praktik korupsi, konflik kepentingan, keterbatasan sumber daya manusia, dan perubahan regulasi.
Karena itu, peserta diminta tidak hanya mengejar sertifikat kompetensi. Mereka juga diharapkan membangun karakter yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Pelatihan tersebut melibatkan narasumber, fasilitator, dan tim penguji dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Aryoko berharap peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....