UKW Radio RRI Tingkatkan Profesionalisme Insan Penyiaran

  • 22 Jul 2026 08:47 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Radio Angkatan 44 dan 45 di Jayapura. Kegiatan tersebut menjadi upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme insan penyiaran.

UKW diselenggarakan Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Penyiaran Radio LPP RRI bersama Koordinator Wilayah Nusantara I Papua. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 22–23 Juli 2026.

Kepala Pusbangkom Penyiaran Radio LPP RRI, Ade Irosadi, mengatakan UKW merupakan bagian dari tugas dan komitmen lembaganya. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas jurnalistik di lingkungan RRI.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas, fungsi, dan komitmen Pusbangkom,” katanya. “Kami ingin meningkatkan profesionalisme insan RRI, khususnya di bidang jurnalistik.”

Menurutnya, UKW juga memastikan wartawan mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan sesuai kode etik jurnalistik. Kompetensi tersebut dinilai penting di tengah derasnya arus informasi digital.

“Dengan kegiatan ini, RRI berupaya memastikan penyajian informasi yang berkualitas, akurat, dan berimbang,” ujarnya. “Sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap kode etik jurnalistik.”

Ia mengatakan peserta tidak hanya mengejar sertifikat kompetensi dari Dewan Pers. Wartawan juga dituntut memahami prinsip jurnalisme dan tanggung jawab profesinya.

“Kami datang untuk memastikan tidak ada lagi teman-teman yang tidak mengerti tugas jurnalistik,” katanya. “Semuanya harus berbasis etika dan Jurnalisme Tri Prasetya.”

Ade Irosadi mengingatkan peserta agar menjaga integritas setelah dinyatakan kompeten. Sertifikat dari Dewan Pers harus diikuti dengan tanggung jawab menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.

“Kalau sudah memiliki sertifikasi dari Dewan Pers, jangan main-main lagi,” ujarnya. “Pemberitaan harus sesuai kode etik jurnalistik.”

Ia juga mendorong wartawan RRI di Papua lebih banyak mengangkat kearifan lokal dalam pemberitaan. Menurutnya, Papua memiliki banyak potensi yang layak dikenalkan kepada masyarakat luas.

“Kearifan lokal Papua sangat banyak dan menarik untuk diangkat,” katanya. “Itu bisa menjadi kekuatan konten jurnalistik RRI.”

Di sisi lain, ia menilai maraknya hoaks dan misinformasi menjadi tantangan bagi media arus utama. Karena itu, wartawan RRI diharapkan menghadirkan informasi yang mampu mencerdaskan masyarakat.

“Kegiatan UKW ini bukan sekadar seremonial,” ucapnya. “Harus ada peningkatan profesionalisme jurnalistik yang signifikan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....