Tokoh Adat Keerom Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Papua
- 14 Jul 2026 14:25 WIB
- Jayapura
Poin Utama
- Kepala Suku Besar Wiikaya Keerom Herman Yoku mengajak masyarakat Papua menjaga kedamaian melalui penguatan persatuan, komunikasi, dan sikap saling menghormati.
- Herman Yoku memberikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pendekatan humanis yang telah dilakukan kepada masyarakat.
- Menjaga keamanan Papua bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan tetapi juga seluruh lapisan masyarakat dengan membangun komunikasi yang baik dan ruang dialog berkelanjutan.
RRI.CO.ID, Jayapura - Kepala Suku Besar Wiikaya Keerom, Herman Yoku, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian di Papua melalui penguatan persatuan, komunikasi, dan sikap saling menghormati.
Di kesempatan itu, Herman Yoku juga mengapresiasi pendekatan humanis yang selama ini dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz kepada masyarakat.
"Saya memberikan apresiasi dan dukungan kepada Satgas Damai Cartenz yang telah sekian lama melakukan pendekatan humanis. Saya juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama membangun Papua, menjaga Papua tetap damai, hidup berdampingan sebagai sesama ciptaan Tuhan, serta terus memegang pesan-pesan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Herman, Senin (13/07/2026).
Menurut Herman Yoku, menjaga keamanan Papua tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai komunikasi yang baik antara aparat dan warga menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Sebagai tokoh adat, Herman menilai ruang dialog perlu terus dibangun agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, memperkuat persaudaraan, serta mencegah munculnya konflik di tengah kehidupan sosial. Ia juga mengingatkan bahwa kedamaian Papua merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga melalui semangat persatuan dan sikap saling menghormati.
Di sisi lain, Herman mengakui masih adanya sejumlah peristiwa kekerasan yang memengaruhi rasa aman masyarakat. Karena itu, ia berharap pendekatan humanis kepada masyarakat terus dilanjutkan, sementara setiap dugaan pelanggaran hukum ditangani secara profesional sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
"Pendekatan humanis sudah banyak dilakukan. Harapan saya, upaya itu terus berjalan. Sementara apabila ada pelanggaran hukum, penanganannya dilakukan sesuai SOP dan secara terukur agar masyarakat benar-benar merasakan keamanan dan kenyamanan di tanah Papua," tegas Herman Yoku.
Herman Yoku menegaskan, keamanan dan kedamaian di Papua hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur, baik masyarakat maupun aparat, terus membangun komunikasi, menjaga persaudaraan, serta menjalankan peran masing-masing demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan harmonis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....