Pemprov Papua Siapkan Anggaran Rp70 Miliar untuk Beasiswa Pace-Mace

  • 10 Jul 2026 15:47 WIB
  •  Jayapura
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan anggaran Rp60-70 miliar per tahun untuk Program Beasiswa Pace dan Mace yang sedang dalam proses pembahasan dengan Bapperida sebelum ditetapkan dalam APBD.
  • Dinas Pendidikan meningkatkan kuota peserta pembinaan calon taruna sekolah kedinasan dari 30 orang menjadi 50 orang mengingat tingginya minat pelajar Papua mengikuti seleksi.
  • Seluruh proses seleksi pembinaan dilakukan secara terbuka dan objektif tanpa adanya titipan atau intervensi untuk memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan anggaran sekitar Rp60 miliar hingga Rp70 miliar per tahun untuk Program Beasiswa Pace dan Mace. Kebutuhan anggaran tersebut masih dibahas bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) sebelum ditetapkan dalam APBD.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Marthen Medlama mengatakan pembahasan dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan dan kemampuan fiskal daerah.

“Kami sudah beberapa kali melakukan pembahasan internal. Setelah final, akan dibahas bersama Bapperida agar program ini segera direalisasikan,” kata Marthen di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Selain menyiapkan Program Beasiswa Pace dan Mace, Dinas Pendidikan juga meningkatkan kuota peserta pembinaan calon taruna sekolah kedinasan. Jumlah peserta dinaikkan dari 30 orang menjadi 50 orang.

Marthen mengatakan peningkatan kuota dilakukan karena tingginya minat pelajar Papua mengikuti seleksi sekolah kedinasan. Seluruh proses seleksi, kata dia, dilakukan secara terbuka dan objektif.

“Semua peserta memiliki kesempatan yang sama. Tidak ada titipan ataupun intervensi,” ujarnya.

Menurut Marthen, pembinaan tersebut diharapkan memberi peluang lebih besar bagi putra-putri Papua untuk lolos ke berbagai sekolah kedinasan nasional. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua memperkuat kualitas sumber daya manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....