Transfer Dana Pusat Perlambat Arus Kas Pemprov Papua

  • 06 Jul 2026 09:34 WIB
  •  Jayapura
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Papua mengalami pelambatan arus kas daerah karena penyaluran transfer keuangan dari pemerintah pusat tidak sesuai dengan alokasi APBD 2026 yang telah direncanakan.
  • Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen menyatakan pemerintah daerah harus mengatur pengelolaan kas agar belanja operasi dan nonoperasi tetap berjalan normal, termasuk pembayaran gaji ASN.
  • Pelambatan perputaran kas mengakibatkan sejumlah tunjangan dibayarkan secara bertahap, meskipun pembayaran gaji ASN tetap normal pada semester pertama 2026.

RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menyatakan pelambatan arus kas daerah dipengaruhi penyaluran transfer keuangan dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut berdampak pada pengelolaan kas selama Semester I Tahun Anggaran 2026.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan alokasi APBD 2026 telah disusun untuk belanja operasi maupun nonoperasi. Namun, realisasi penerimaan daerah belum sesuai dengan perencanaan.

“Transfer keuangan pemerintah pusat ke pemerintah daerah tidak sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan,” kata Aryoko saat memberikan arahan dalam Apel Gabungan di halaman kantor Gubernur Papua, Senin, 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan pemerintah daerah harus mengatur pengelolaan kas agar belanja rutin dan pembangunan tetap berjalan. Pengelolaan tersebut juga diperlukan untuk menjaga kemampuan pembiayaan pemerintah daerah.

Menurut Aryoko, pelambatan perputaran kas menyebabkan pembayaran sejumlah tunjangan dilakukan bertahap. Meski demikian, pembayaran gaji ASN tetap berjalan normal hingga semester pertama.

Ia mengatakan pengelolaan kas sebelumnya juga dipengaruhi kebutuhan pembayaran gaji ke-13 dan ke-14 ASN. Saat itu, pemerintah daerah menyesuaikan arus kas setelah pembiayaan kedua komponen tersebut menggunakan kas yang dikelola daerah.

Aryoko memastikan seluruh program pemerintah tetap berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah. Pemerintah Provinsi Papua juga terus menyesuaikan pengelolaan kas agar seluruh kewajiban dapat dipenuhi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....