Dinkes Papua Intensifkan Program Token Kendalikan Malaria
- 25 Jun 2026 07:50 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Dinas Kesehatan Papua terus memperkuat upaya pengendalian malaria melalui program Temukan, Obati dan Kendalikan Faktor Risiko atau Token. Program tersebut menjadi strategi utama menekan penyebaran malaria di Papua.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua Beeri Wopari mengatakan pendekatan yang digunakan meliputi deteksi dini dan pengobatan cepat bagi penderita malaria.
| Baca juga: Telur Luar Papua Masih Dominasi Dapur MBG |
“Pendekatannya adalah deteksi dini sedini mungkin, kemudian begitu ditemukan kasusnya harus langsung terakses dengan pengobatan,” kata Beeri di Jayapura, Rabu, 24 Juni 2026.
Ia menjelaskan program tersebut dijalankan melalui penyemprotan rumah, survei darah massal, peningkatan kapasitas petugas laboratorium, serta penyediaan obat malaria.
Selain itu, pemerintah juga melakukan pengawasan terhadap lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk malaria. Genangan air yang ditemukan akan dibersihkan untuk mencegah penyebaran penyakit.
Beeri menegaskan pengendalian malaria tidak dapat dilakukan sektor kesehatan sendiri. Upaya tersebut membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Malaria merupakan urusan bersama. Karena itu pengendaliannya harus dilakukan secara lintas sektor,” ujarnya.
Menurutnya, pencatatan dan pelaporan kasus juga terus diperkuat untuk mengukur perkembangan program pengendalian malaria di Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....