Gubernur Papua Minta Dapur MBG Wajib Serap Produk Lokal
- 11 Jun 2026 17:44 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Gubernur Papua Matius Fakhiri meminta seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua memanfaatkan produk lokal sebagai sumber pasokan bahan pangan. Langkah itu diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi dapur MBG.
Permintaan tersebut disampaikan setelah Fakhiri meninjau sejumlah dapur MBG saat kunjungan kerja ke kabupaten dan kota di Papua. Menurutnya, program MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi siswa.
“Saya minta kepada semua pengelola MBG mengambil pasokan dari produk-produk lokal,” kata Fakhiri, Rabu, 10 Juni 2026. “Ambil dari pasar-pasar dan mama-mama Papua yang berjualan.”
Ia mengatakan dapur MBG harus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Karena itu, kebutuhan sayur, ikan, dan bahan pangan lainnya diharapkan berasal dari hasil produksi lokal.
Menurut Fakhiri, pemerintah daerah mulai didorong membangun kebun dan sentra perikanan. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pasokan bahan baku bagi program MBG.
“Kita perlahan membangun kebun dan tempat nelayan,” ujarnya. “Supaya semua pasokan ke MBG menggunakan produk lokal.”
Ia menilai penggunaan produk lokal akan menciptakan perputaran ekonomi di tingkat keluarga. Hasil produksi masyarakat dapat terserap langsung melalui program MBG.
Fakhiri mengaku masih menemukan dapur MBG yang mengeluhkan ketersediaan pasokan. Namun menurutnya kondisi itu tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan produk lokal.
“Ke depan tidak perlu lagi mengambil pasokan dari luar daerah,” katanya. “Kita harus membangun rantai ekonomi MBG di Papua.”
Selain itu, ia meminta kepala daerah mencari solusi agar manfaat MBG menjangkau wilayah yang sulit diakses. Tantangan geografis Papua dinilai berbeda dengan sebagian besar daerah lain di Indonesia.
Meski demikian, Fakhiri menyebut program MBG sudah memberikan manfaat bagi siswa di berbagai daerah. Ia berharap jumlah dapur MBG terus bertambah sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Saya melihat dapur-dapur yang sudah terbangun memberikan manfaat bagi para siswa,” ujarnya. “Sekarang tantangannya bagaimana manfaat itu juga dirasakan masyarakat di sekitarnya.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....