Realisasi PAD Papua Baru 42 Persen, Bapenda Kejar Target Semester Kedua
- 11 Jun 2026 17:44 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Papua hingga pertengahan 2026 baru mencapai 42 persen. Angka tersebut masih berada di bawah capaian ideal semester pertama yang seharusnya mencapai 50 persen.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Papua Subhan mengatakan pihaknya masih menghadapi selisih sekitar delapan persen. Namun, Bapenda tetap optimistis target penerimaan tahun ini dapat tercapai.
“Kalau normatifnya sudah bulan keenam, harusnya 50 persen,” kata Subhan di Jayapura, Rabu (10/6/2026). “Saat ini kami masih 42 persen dan mudah-mudahan bisa kami kejar.”
Subhan menjelaskan penerimaan terbesar masih berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Target penerimaan dari dua sektor tersebut tahun ini mencapai Rp81 miliar.
Menurutnya, penerimaan PKB dan BBNKB kini tidak sepenuhnya menjadi milik pemerintah provinsi. Sebagian penerimaan dibagikan kepada pemerintah kabupaten dan kota melalui skema opsen pajak.
“Kalau sekarang kabupaten kota menerima sekitar 66 persen,” ujarnya. “Sementara provinsi hanya menerima sekitar 34 persen.”
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Papua tetap mempertahankan target pendapatan tahun ini. Target tersebut disusun berdasarkan tren penerimaan dan realisasi tahun sebelumnya.
Subhan mengatakan target PAD 2026 dinaikkan sekitar 7,6 persen dibanding tahun lalu. Kenaikan itu didasarkan pada capaian penerimaan yang melampaui target pada 2025.
“Kami menetapkan target berdasarkan tren penerimaan yang ada,” katanya. “Karena tahun lalu realisasinya baik, maka target tahun ini juga dinaikkan.”
Selain itu, program insentif pajak kendaraan yang berlangsung sejak April mulai berdampak terhadap penerimaan daerah. Bapenda mencatat penerimaan pajak kendaraan meningkat 31 persen sejak program tersebut diberlakukan.
Program itu memberikan penghapusan denda dan potongan pajak kendaraan hingga akhir Juni 2026. Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat membantu mengejar target PAD pada semester kedua tahun ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....