Tim Gabungan Temukan Truk Bertangki Modifikasi dan Napol Palsu di SPBU Jayapura
- 11 Jun 2026 07:57 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kota Jayapura, aparat penegak hukum, dan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menemukan sejumlah pelanggaran dalam penyaluran BBM bersubsidi saat menggelar inspeksi mendadak di sejumlah SPBU di Kota Jayapura.
Sidak yang dilakukan di SPBU APO dan SPBU Entrop pada Selasa 9 Juni 2026 menemukan sejumlah truk yang diduga menyalahgunakan BBM subsidi jenis Biosolar melalui modifikasi tangki kendaraan dan penggunaan pelat nomor polisi palsu.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Satpol PP, Polres Jayapura Kota, Kodim Jayapura, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jayapura.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus, mengatakan pihaknya turut melakukan pengawasan untuk mengantisipasi antrean kendaraan yang kerap terjadi di SPBU serta mendukung penertiban penyalahgunaan BBM subsidi.
"Temuan tangki modifikasi dan nopol palsu ini jelas melanggar hukum dan merugikan masyarakat luas. Kami dari Dinas Perhubungan Kota Jayapura akan mengevaluasi izin jalan kendaraan-kendaraan tersebut. Sinergi ini akan terus kita lakukan secara berkala agar tidak ada lagi oknum yang memanfaatkan BBM subsidi demi keuntungan pribadi," ujarnya.
Atas temuan itu, aparat kepolisian langsung mengamankan sejumlah truk yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan BBM subsidi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Melalui rilis Pertamina, Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi akan terus diperketat guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.
"Kami mengapresiasi tindakan tegas dari pihak kepolisian yang langsung mengamankan truk-truk tersebut. Kami juga terus melakukan pengawasan di SPBU agar penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan aturan yang berlaku dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak," kata Ispiani.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut mengawasi penyaluran BBM subsidi dan melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....