Rektor IAIN Papua: Gerakan Halal Jadi Bagian dari Perlindungan Masyarakat

  • 09 Jun 2026 10:29 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua, Marwan Sileuw, menilai gerakan halal yang saat ini digencarkan pemerintah tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 yang dirilis Kemenag Papua, Sabtu 6 Juni 2026.

Menurut Marwan, kebutuhan masyarakat terhadap produk halal merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari sehingga perlu didukung melalui program pendampingan dan pengawasan yang berkelanjutan.

"Kami sangat mengapresiasi kerja keras para pendamping dan tim halal yang terus mendampingi pelaku usaha agar produknya memiliki jaminan halal. Ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap usaha para pelaku UMKM agar produknya semakin dipercaya," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa gerakan halal tidak hanya berkaitan dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat, tetapi juga berhubungan dengan upaya menjaga kesehatan dan ketenteraman hidup.

Menurutnya, keberadaan sertifikasi halal memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa produk yang dikonsumsi telah melalui proses yang sesuai standar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Marwan juga menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenag Papua, para pendamping halal, dan berbagai mitra yang terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sertifikasi halal.

Ia berharap semakin banyak pelaku UMKM di Papua yang memanfaatkan program sertifikasi halal sehingga kualitas produk lokal semakin meningkat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.Dari empat berita yang dihasilkan dari rilis ini, berita nomor 3 tentang pengalaman pelaku UMKM berpotensi memperoleh pembaca paling tinggi karena lebih dekat dengan pengalaman masyarakat, sedangkan berita nomor 1 tetap menjadi berita utama karena memuat kebijakan dan target program Wajib Halal Oktober 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....