Faktor Penyebab Seseorang Tidak Mengenali Dirinya
- 29 Mei 2026 22:29 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura -Pengenalan akan diri menjadi penting dalam sebuah pelayanan langsung kepada jemaat. Karena ketika kita mengenal siapa kita, selanjutnya kita dapat mengenal jemaat yang kita layani.
Banyak hal yang menjadi faktor penyebab pengenalan diri. Disaampaikan pendeta Ruhulesin, yang juga dosen di STT GKI I.S.Kijne Jayapura di antaranya :
a. Kegagalan
Kegagalan yang terjadi pada individu secara terus menerus akan memberikan pertanyaan besar pada potensi atau kemampuan dirinya. Sehingga berujung pada persepsi bahwa dirinya lemah dan tak dapat diandalkan,
b. Overthinking
Seseorang yang terlalu sering overthinking sangatlah tidak baik. Hal itu karena dapat mengarahkan pikiran buruk terhadap penilaian dirinya sendiri. Sehingga terciptalah konsep diri negative.
Orang seperti ini cenderung terus menerus memikirkan kegagalan yang dialaminya. Tanpa ada keinginan untuk mencari solusinya. Sikap seperti ini harus dihentikan.
c. Depresi
Sebenarnya,ini ada kaitannya dengan poin sebelumnya. Seseorang dihadapkan pada kegagalan. Ia menganggap bahwa dirinya tidak memiliki potensi lagi untuk melawan kegagalan itu.
Sampai akhirnya, orang tersebut dilanda stress hingga depresi. Karena terus memikirkan kemungkinan negatif atas kegagalan yang ia alami.
1. Citra diri (Self Image)
Citra diri atau gambar diri inii biasa dikenal sebagai self image. Adalah perilaku individu secara fisik pada dirinya sendiriBaik disadari maupun tak disadari.
Komponen self image mencakup persepsi atau tanggapan baik di masa lalu maupun sekarang. Terkait ukuran dan bentuk tubuh serta kemampuan pada dirinya (fisik).
2. Ideal Diri
Ideal diri adalah persepsi seseorang mengenail bagaimana individu tersebut semestinya berperilaku. Berdasar pada standar pada pribadinya dan terkait dengan cita-citanya.
Pembentukan ideal diri ini mulai ada sejak seseorang itu berada pada masa anak-anak. Dipengaruhi oleh orang lain yang berada di sekitar dirinya.
Ideal diri disebut juga sebagai pengharapan atas dirinya sendiri. Hal ini seperti harapan atas kemungkinan “menjadi apa dirinya kelak sesuai dengan idealism dirinya”.
3. Harga diri (Self Esteem)
Harga diri disebut sebagai self esteem, adalah persepsi seseorang akan hasil yang dicapainya. Dengan menelaah seberapa banyak kesesuaian perilakunya dengan ideal dirinya.
Self esteem ini memang terbentuk sejak kecil. Sebab adanya perhatian dan penerimaan dari orang dan lingkungan sekitarnya.
4. Peran diri
Peran diri adalah segenap bentuk sikap atau tingkah laku, nilai dan tujuan yang diharapkan. Fungsi dan peran individu di dalam masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....