Pemprov Papua Belum Buka Formasi ASN karena Kelebihan Pegawai
- 12 Mei 2026 13:11 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua belum membuka penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam tiga tahun terakhir. Kebijakan itu diambil karena jumlah pegawai di lingkungan Pemprov Papua dinilai masih melebihi kebutuhan.
Asisten I Setda Papua, Yohanes Walilo mengatakan saat ini jumlah ASN di lingkungan Pemprov Papua mencapai sekitar tujuh hingga delapan ribu orang. Dari jumlah tersebut, pemerintah mencatat kelebihan pegawai sekitar 2.500 orang.
“Bukan menolak, tapi belum buka karena jumlah pegawai ASN yang ada saat ini menembus sekitar tujuh sampai delapan ribu dan kita ada kelebihan ASN sekitar 2.500,” kata Yohanes di Jayapura, Selasa (12/5/2026).
Menurut Yohanes, kondisi tersebut membuat banyak pencari kerja beralih mencari pekerjaan di sektor swasta. Hal itu juga terlihat dari tingginya animo masyarakat pada pelaksanaan Job Fair Papua 2026.
“Karena penerimaan pegawai ASN kita belum buka, sehingga semua lari mencari kerja di swasta. Itu kondisi kita di Papua,” ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah mendorong perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD untuk memberi ruang lebih besar bagi tenaga kerja lokal Papua. Langkah itu dinilai penting untuk mengurangi angka pengangguran.
Yohanes juga meminta pemerintah kabupaten dan kota maupun daerah otonomi baru di Tanah Papua memanfaatkan tenaga ASN yang tersedia di Pemprov Papua. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu pemerataan kebutuhan pegawai.
“Kalau butuh pegawai, silahkan mengajukan ke kami. Kami akan proses untuk penyaluran sesuai permintaan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....