Tokoh Adat Tabi Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian di Tanah Papua
- 01 Mar 2026 19:33 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID - Tokoh masyarakat Adat Tabi, Andreas Taurui, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya dua pilot dan sejumlah pekerja dalam insiden kekerasan yang terjadi di Papua.
Menurut Andreas Tarui, pihaknya sangat menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut, sebab dalam ajaran firman Tuhan jelas dikatakan jangan membunuh.
“Tidak ada satupun yang dibenarkan untuk mengambil nyawa manusia,” kata Anreas, Minggu (01/03/2026).
Menurutnya, peristiwa tersebut tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan keprihatinan luas di tengah masyarakat Papua. Dampak dari insiden itu, kata dia, turut mempengaruhi pelayanan kemanusiaan, termasuk adanya sejumlah puskesmas dan fasilitas kesehatan di beberapa kabupaten yang terpaksa tutup akibat situasi keamanan.
“Kondisi ini membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu. Yang paling dirugikan adalah masyarakat kecil yang membutuhkan layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan,” katanya.
Sebagai perwakilan masyarakat adat di Tanah Papua, Andreas Taurui bersama tokoh-tokoh adat lainnya mengimbau agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. Ia menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan stabilitas demi kepentingan masyarakat luas.
Andreas Taurui juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas Damai Cartenz yang dinilai terus menjalankan tugas secara terukur di sejumlah daerah konflik guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pola pendekatan yang dekat dengan masyarakat serta langkah-langkah kemanusiaan yang dilakukan aparat diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi warga di wilayah-wilayah terdampak konflik.
Pada kesempatan itu, Andreas Taurui juga mengajak pihak-pihak yang berseberangan untuk menempuh perjuangan melalui jalan kebenaran tanpa mengorbankan nyawa manusia.
“Perjuangan harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak seorang pun berhak mengambil nyawa manusia kecuali Tuhan,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Tanah Papua agar tetap damai, sejahtera, dan berada dalam lindungan Tuhan.
“Marilah kita jaga Papua ini agar tetap menjadi tanah yang damai dan sejahtera. Biarlah Tuhan yang berperkara bagi kita semua,” tutup Andreas Taurui.re
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....